Antusias Tinggi, 263 Warga Serbu Layanan Eazy Paspor

PENAKALTENG, Muara Teweh – Antusiasme masyarakat terhadap layanan pembuatan paspor di Barito Utara terbilang tinggi. Hal ini terlihat dari membludaknya jumlah pemohon dalam kegiatan Eazy Paspor yang digelar selama dua hari, Selasa hingga Rabu (8–9 April 2026).

Sebanyak 263 warga tercatat mengikuti proses pembuatan paspor melalui layanan jemput bola yang dilaksanakan di kantor Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, Koperasi dan UKM (Disnakertranskop UKM) Barito Utara.

Program hasil kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Barito Utara dan Kantor Imigrasi Non TPI Kelas I Palangka Raya ini memberikan kemudahan bagi masyarakat yang selama ini harus menempuh perjalanan ke luar daerah untuk mengurus dokumen perjalanan.

Kepala Disnakertranskop UKM Barito Utara, M Mastur, menyebut tingginya jumlah pemohon menunjukkan bahwa kebutuhan masyarakat terhadap layanan paspor sangat besar, terutama dengan sistem pelayanan yang lebih dekat dan praktis.

“Antusias masyarakat sangat luar biasa. Ini membuktikan bahwa layanan seperti Eazy Paspor memang sangat dibutuhkan, karena memberikan kemudahan dari segi waktu maupun biaya,” ujarnya, Kamis (9/4/2026).

Ia menambahkan, mayoritas pemohon berasal dari kalangan pekerja dan pelaku usaha yang membutuhkan paspor untuk keperluan kerja, perjalanan, hingga ibadah.

Pelayanan dilakukan oleh tim dari Kantor Imigrasi Palangka Raya yang berjumlah empat orang, dipimpin Kepala Seksi Pelayanan dan Verifikasi Dokumen, Indra Leksana. Seluruh tahapan berjalan tertib, mulai dari pemeriksaan berkas, pengambilan data biometrik, hingga wawancara singkat sesuai prosedur.

Sementara itu, Bupati Barito Utara H Shalahuddin turut mengapresiasi tingginya partisipasi masyarakat dalam program tersebut. Ia menilai, kehadiran layanan Eazy Paspor menjadi solusi nyata dalam mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat.

“Kami melihat sendiri bagaimana antusias masyarakat. Ini menjadi bukti bahwa layanan jemput bola seperti ini sangat efektif dan perlu terus dilaksanakan,” katanya.

Pemerintah daerah berharap program serupa dapat kembali digelar secara berkala, mengingat tingginya kebutuhan masyarakat terhadap layanan administrasi yang cepat, mudah, dan terjangkau.

Masyarakat yang telah melakukan perekaman data diimbau untuk menunggu proses penerbitan paspor sesuai jadwal yang ditetapkan oleh pihak imigrasi. (bvs)

Comments (0)
Add Comment