PENAKALTENG, Jakarta — Di sela padatnya agenda koordinasi Program GASPOL 11.12 di Jakarta, Bupati Barito Utara H. Shalahuddin memanfaatkan momentum Salat Jumat di Masjid Istiqlal, Jumat (23/1/2026), sebagai ruang refleksi tentang kualitas pelayanan publik, khususnya fasilitas keagamaan.
Didampingi jajaran pimpinan perangkat daerah, Bupati menilai Masjid Istiqlal tidak hanya berfungsi sebagai pusat ibadah, tetapi juga menjadi contoh nyata bagaimana fasilitas publik dikelola secara profesional, nyaman, dan memuliakan masyarakat.
“Masjid Istiqlal ini menunjukkan bahwa fasilitas publik yang dirancang dengan baik akan menghadirkan rasa nyaman, ketenangan, dan penghormatan kepada penggunanya. Ini standar yang seharusnya kita jadikan rujukan,” ujar Bupati.
Menurutnya, kenyamanan rumah ibadah memiliki dampak langsung terhadap kualitas spiritual dan sosial masyarakat. Dari suasana yang tenang dan tertata, lahir energi positif yang mendorong semangat kebersamaan dan pembangunan daerah.
Pengalaman tersebut, lanjut Bupati, menguatkan komitmennya untuk mendorong peningkatan kualitas fasilitas keagamaan di Barito Utara agar lebih representatif, inklusif, dan ramah bagi seluruh lapisan masyarakat.
“Saya berharap Barito Utara ke depan memiliki fasilitas keagamaan yang tidak hanya layak, tetapi benar-benar menghadirkan ketenangan jiwa. Jika masyarakatnya tenang dan nyaman dalam beribadah, maka semangat membangun daerah akan tumbuh lebih kuat,” ungkapnya.
Dalam kesempatan itu, Bupati juga mengajak masyarakat Barito Utara untuk terus mendoakan agar setiap kebijakan dan langkah pembangunan yang ditempuh pemerintah daerah senantiasa berada dalam bimbingan dan ridho Allah SWT.
“Mari kita satukan doa, agar setiap ikhtiar membangun Barito Utara diberi keberkahan dan kemudahan,” tutupnya.
Momen Salat Jumat di Masjid Istiqlal tersebut menjadi penegasan bahwa pembangunan daerah tidak semata berorientasi pada infrastruktur dan ekonomi, tetapi juga pada penguatan nilai spiritual dan kualitas pelayanan publik yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat. (bvs)