PENAKALTENG, Palangka Raya – Keikutsertaan Kabupaten Barito Utara dalam Kalteng Expo 2026 dimanfaatkan sebagai ajang strategis untuk memperluas promosi produk unggulan daerah sekaligus mendorong peningkatan daya saing pelaku UMKM lokal di tingkat regional.
Hal tersebut disampaikan Ketua TP PKK Kabupaten Barito Utara, Hj. Maya Savitri Shalahuddin saat menghadiri pembukaan Kalteng Expo 2026 di Halaman GOR Indoor Serbaguna, Kota Palangka Raya, Minggu (17/5/2026). Ia hadir didampingi Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Barito Utara, Mira Apriyantinada Y. Tingan bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Barito Utara.
Kegiatan yang dibuka langsung oleh Gubernur Kalimantan Tengah tersebut merupakan bagian dari rangkaian Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) 2026 dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah.
Menurut Maya Savitri, expo tahunan tersebut menjadi momentum penting bagi daerah untuk memperkenalkan potensi unggulan yang dimiliki, mulai dari produk kerajinan, hasil UMKM, hingga kekayaan khas daerah yang mampu menarik perhatian masyarakat maupun investor.
“Kegiatan ini menjadi momentum yang sangat baik untuk memperkenalkan berbagai potensi unggulan Barito Utara kepada masyarakat luas maupun investor. Kami berharap produk-produk UMKM lokal dapat semakin dikenal dan memiliki peluang pasar yang lebih besar,” ujar Maya Savitri Shalahuddin.
Ia menilai, kehadiran stand Barito Utara di Kalteng Expo tidak hanya sekadar mengikuti pameran, tetapi juga menjadi bentuk nyata dukungan pemerintah daerah terhadap pengembangan ekonomi kreatif dan pemberdayaan pelaku usaha lokal.
Maya Savitri juga mengapresiasi penyelenggaraan Kalteng Expo 2026 yang dinilai mampu menjadi wadah promosi sekaligus memperkuat kolaborasi antardaerah di Kalimantan Tengah.
“Kami mendukung penuh kegiatan seperti ini karena memberikan ruang bagi daerah untuk menampilkan potensi terbaiknya. Semoga melalui expo ini, pelaku UMKM semakin termotivasi untuk terus meningkatkan kualitas produk dan inovasi,” tambahnya.
Kalteng Expo 2026 sendiri diikuti ratusan peserta dari pemerintah kabupaten/kota, instansi vertikal, BUMN, BUMD, pelaku UMKM hingga mitra perbankan se-Kalimantan Tengah. (ss)