PENAKALTENG, Muara Teweh – Upaya digitalisasi pembelajaran di Kabupaten Barito Utara semakin terasa nyata melalui sosialisasi Pemanfaatan Interactive Flat Panel (IFP) yang digelar Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Utara. Kegiatan ini memberikan bekal langsung kepada guru dalam menggunakan teknologi interaktif untuk meningkatkan mutu pengajaran.
Sosialisasi yang berlangsung di Aula SMP Negeri 1 Muara Teweh pada Rabu (14/1/2026) diikuti ratusan satuan pendidikan dari berbagai jenjang. Para guru mendapatkan pemahaman mendalam mengenai penggunaan, perawatan, dan penerapan IFP dalam pembelajaran sehari-hari.
Menurut Patih Herman AB, anggota DPRD Barito Utara, program ini bukan sekadar pengadaan perangkat, tetapi menekankan pemanfaatan teknologi agar dapat memberi dampak nyata bagi siswa dan guru.
“Dengan IFP, proses belajar menjadi lebih interaktif dan menarik. Guru bisa mengembangkan metode pengajaran kreatif, sementara siswa belajar dengan cara yang lebih menyenangkan dan efektif,” ujar Patih Herman AB.
Selain itu, sosialisasi ini juga menekankan pentingnya keberlanjutan pemanfaatan teknologi, terutama bagi sekolah di wilayah terpencil dan rawan banjir, agar semua siswa mendapatkan akses yang merata terhadap fasilitas digital.
Tak kalah penting, penggunaan produk dalam negeri untuk pengadaan IFP turut mendukung kemandirian teknologi nasional dan mendorong industri lokal.
Patih Herman AB berharap Dinas Pendidikan terus melakukan pendampingan, sehingga transformasi digital pendidikan di Barito Utara bisa berjalan optimal dan sesuai tujuan Program Strategis Nasional.
Dengan langkah ini, Barito Utara menunjukkan komitmennya mencetak generasi unggul yang siap bersaing di era digital, sekaligus memastikan bantuan pemerintah pusat benar-benar memberi manfaat nyata di lapangan. (bvs)