Puluhan KDMP Belum Beroperasi, Peluang Ekonomi Desa Tertahan

PENAKALTENG, Muara Teweh – Peluang penguatan ekonomi desa di Kabupaten Barito Utara belum berjalan optimal seiring belum beroperasinya puluhan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).

Berdasarkan data Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, Koperasi dan UKM (Disnakertrankop UKM) Barito Utara, sedikitnya 55 unit KDMP hingga kini belum memiliki lahan atau lokasi untuk pembangunan gerai fisik. Kondisi ini membuat koperasi belum dapat menjalankan fungsi utamanya sebagai penggerak ekonomi masyarakat desa.

Kepala Disnakertrankop UKM Barito Utara, M Mastur, mengungkapkan bahwa kendala utama yang dihadapi meliputi keterbatasan lahan yang sesuai spesifikasi, seperti harus bebas banjir dan siap bangun.

Selain itu, belum tersedianya kantor atau gerai operasional yang representatif turut menghambat aktivitas koperasi di lapangan. Permasalahan lain juga muncul dari keterbatasan sumber daya manusia (SDM) serta belum adanya perencanaan usaha yang sesuai dengan potensi lokal masing-masing desa.

“Tidak hanya lahan, kesiapan SDM dan perencanaan usaha juga masih menjadi tantangan,” ujarnya, Sabtu (10/4/2026).

Di sisi lain, keterbatasan permodalan dan dukungan anggaran, termasuk dari Dana Desa yang masih berproses, semakin memperlambat pengembangan KDMP. Bahkan, terdapat pula pengurus koperasi yang mengundurkan diri serta belum tersedianya anggaran operasional, khususnya di tingkat kelurahan.

Berbagai persoalan tersebut telah dipaparkan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama DPRD Barito Utara. Pemerintah daerah berharap melalui koordinasi lintas pihak, kendala yang ada dapat segera diatasi sehingga KDMP dapat berfungsi optimal dalam mendorong pertumbuhan ekonomi desa. (bvs)

Comments (0)
Add Comment