PENAKALTENG, Muara Teweh – Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara turun langsung ke Kelurahan Montallat II, Kecamatan Montallat, Selasa (20/1/2026), untuk menyerap aspirasi masyarakat sekaligus mencocokkan kondisi riil di lapangan dengan pelaksanaan program yang dibiayai APBD Tahun 2025.
Dalam kunjungan tersebut, sejumlah sejumlah legislator, yakni Naruk Saritani, Hj. Sri Neni Trianawati, H. Taufik Nugraha, Ardianto, Edi Fran Aji, dan Fatih Herman AB, berdialog langsung dengan aparat kelurahan serta warga setempat guna mendengarkan masukan terkait hasil pembangunan yang telah berjalan.
Tidak hanya meninjau kegiatan fisik, para wakil rakyat juga menggali informasi terkait manfaat program nonfisik yang dirasakan masyarakat. Warga menyampaikan berbagai pandangan mengenai kebutuhan lingkungan dan efektivitas kegiatan yang telah direalisasikan.
Anggota DPRD Barito Utara,Taufik Nugraha, menyampaikan bahwa turun ke lapangan menjadi cara paling efektif untuk mengetahui kondisi sebenarnya.
“Kami ingin mendengar langsung dari masyarakat. Dengan begitu, kami bisa menilai apakah program yang dijalankan benar-benar sesuai dengan kebutuhan warga,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Ardianto yang menilai keterbukaan masyarakat menjadi kunci dalam pengawasan pembangunan.
“Masukan warga sangat penting. Dari dialog ini, kami bisa membandingkan antara laporan di atas kertas dengan fakta di lapangan,” katanya.
Sementara itu, Patih Herman AB menegaskan bahwa aspirasi masyarakat akan menjadi bahan evaluasi DPRD dalam pembahasan program dan anggaran ke depan.
“Kami ingin pembangunan tidak hanya selesai secara administrasi, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ungkapnya.
Melalui kunjungan ini, DPRD Barito Utara berharap komunikasi antara masyarakat dan wakil rakyat semakin terbuka serta menjadi dasar penyempurnaan perencanaan pembangunan di Kelurahan Montallat II pada tahun-tahun berikutnya. (bvs)