Sinkronisasi Pusat-Daerah Disorot di Rakornas 2026

Presiden Ingatkan Peran Sebagai Pelayan dan Pemimpin

PENAKALTENG, Muara Teweh – Penguatan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi fokus utama dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) 2026 yang dipimpin oleh Prabowo Subianto di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2).

Dalam arahannya, Presiden menekankan bahwa seluruh aparatur pemerintahan, baik di pusat maupun daerah, harus memahami peran sebagai pelayan dan pemimpin rakyat. Ia menegaskan bahwa masyarakat menginginkan pemimpin yang adil, jujur, dan bekerja untuk kepentingan bersama.

“Rakyat menginginkan kehidupan yang tenang dan harmonis serta pemimpin yang bekerja untuk mereka, bukan untuk kepentingan pribadi,” ujar Presiden.

Rakornas yang dihadiri lebih dari 4.000 peserta ini menjadi momentum penting untuk menyelaraskan implementasi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029 di seluruh daerah.

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyebutkan bahwa kesamaan langkah antara pusat dan daerah menjadi kunci untuk mengoptimalkan capaian pembangunan di tahun kedua pelaksanaan RPJMN.

“Keberhasilan yang telah dicapai di tahun pertama perlu diperkuat dengan gerak yang selaras di tahun 2026,” katanya.

Sejumlah pejabat tinggi negara turut memberikan paparan mengenai program strategis nasional, di antaranya Airlangga Hartarto, Rosan Roeslani, Zulkifli Hasan, dan Andi Amran Sulaiman.

Sementara itu, kehadiran kepala daerah seperti Bupati Barito Utara Shalahuddin dan jajaran lainnya mencerminkan upaya daerah dalam menyelaraskan kebijakan lokal dengan agenda pembangunan nasional.

Rakornas 2026 ini juga menjadi yang pertama kali melibatkan secara luas kepala daerah dalam forum strategis nasional, sebagai bagian dari upaya memperkuat koordinasi lintas level pemerintahan menuju target pembangunan jangka panjang Indonesia Emas 2045. (bvs)

 

Comments (0)
Add Comment