PENAKALTENG, Muara Teweh – Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Barito Utara, H Taufik Nugraha, mengapresiasi pelaksanaan seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat kabupaten tahun 2026 yang dinilai berjalan objektif dan transparan.
Menurutnya, proses seleksi yang dilaksanakan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Barito Utara telah berhasil menjaring pelajar-pelajar terbaik dari berbagai kecamatan.
“Kami mengapresiasi kerja keras panitia dan Bakesbangpol dalam menjaring putra-putri terbaik daerah. Mereka yang terpilih merupakan generasi muda unggul yang diharapkan mampu menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab,” ujar Taufik Nugraha di Muara Teweh, Rabu (8/4/2026).
Ia menegaskan, Paskibraka bukan sekadar menjalankan tugas pengibaran bendera pada peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia, tetapi juga menjadi sarana penting dalam pembentukan karakter generasi muda.
“Momentum ini harus dimanfaatkan untuk membentuk karakter kepemimpinan, kedisiplinan, serta semangat kebangsaan dan cinta tanah air,” tegasnya.
Sebagai Ketua Komisi II DPRD Barito Utara, ia juga berharap para peserta yang telah lolos seleksi dapat mengikuti seluruh tahapan pendidikan dan pelatihan dengan maksimal.
“Kami berharap mereka dapat menjalani proses diklat dengan baik hingga pelaksanaan upacara 17 Agustus nanti, serta mampu menjadi teladan di lingkungan masing-masing,” tambahnya.
Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Barito Utara sebelumnya telah menetapkan sebanyak 45 pelajar lolos seleksi Paskibraka 2026, terdiri dari 22 laki-laki dan 23 perempuan.
Para peserta berasal dari sejumlah kecamatan, di antaranya Teweh Tengah, Teweh Baru, Montallat, Gunung Purei, Gunung Timang, Lahei, dan Lahei Barat. Mereka telah melalui tahapan seleksi mulai dari administrasi, kesehatan, parade, hingga penilaian kepribadian dan kedisiplinan.
Selanjutnya, para peserta akan mengikuti pemusatan pendidikan dan pelatihan (Diklat) sebagai persiapan sebelum bertugas pada upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kabupaten Barito Utara.
Dari seluruh peserta yang lolos, beberapa di antaranya juga berpeluang dipilih untuk mewakili Barito Utara di tingkat Provinsi Kalimantan Tengah. (bvs)