Tujuh Titik Rawan Dievakuasi, Bupati Soroti Bahaya Overload di Jalan Malawaken

PENAKALTENG, Muara Teweh – Kerusakan di ruas Jalan Malawaken, Kecamatan Teweh Baru, mendapat perhatian serius pemerintah daerah setelah banyaknya laporan masyarakat terkait kondisi jalan yang membahayakan pengguna.

Sebanyak tujuh titik rawan dengan kerusakan cukup parah berhasil ditangani dalam aksi penanganan darurat yang dilakukan pada Jumat malam (9/1/2026) mulai pukul 19.00 WIB hingga 01.00 WIB. Penanganan dilakukan sebagai langkah cepat untuk menekan risiko kecelakaan dan memastikan arus lalu lintas tetap berjalan.

Tim gabungan dari Pemerintah Kabupaten Barito Utara melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Barito Utara bersama Balai Pelaksanaan Jalan Nasional fokus melakukan pembersihan material jalan, pengamanan lokasi, serta perbaikan sementara pada bagian jalan yang rusak.

Kepala Dinas PUPR Barito Utara, M. Iman Topik, menegaskan bahwa langkah yang dilakukan masih bersifat darurat sembari menunggu perbaikan permanen dari pihak berwenang sesuai standar teknis jalan nasional.

“Yang kami lakukan adalah upaya cepat agar pengguna jalan tetap aman. Namun perbaikan permanen tentu menjadi kewenangan pihak balai,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, secara tegas menyoroti persoalan kendaraan bermuatan berlebih yang dinilai menjadi salah satu faktor percepatan kerusakan jalan.

“Keselamatan masyarakat adalah prioritas. Kami mengimbau pengguna jalan agar lebih berhati-hati dan mematuhi ketentuan muatan kendaraan. Overload sangat berisiko dan mempercepat kerusakan jalan,” tegasnya.

Meski ruas tersebut merupakan kewenangan pemerintah pusat, Pemerintah Kabupaten Barito Utara memastikan tetap melakukan pemantauan intensif dan koordinasi lintas instansi demi menjamin keamanan dan kelancaran mobilitas masyarakat di jalur vital tersebut. (bvs)

Comments (0)
Add Comment