100 Hari Kerja, Pemkab Fokus Listrik 24 Jam hingga Sekolah Gratis
PENAKALTENG, Muara Teweh – Pemerintah Kabupaten Barito Utara memfokuskan program 100 hari kerja pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, mulai dari pemerataan listrik 24 jam hingga pendidikan gratis tanpa pungutan.
Bupati Barito Utara, Shalahuddin, menyampaikan bahwa program bertajuk Gaspol 11–12 (Gerak Akselerasi Strategis Pembangunan Optimal) dirancang untuk memberikan dampak langsung bagi masyarakat, terutama di sektor layanan dasar.
“Saat ini kebutuhan paling mendesak masyarakat adalah infrastruktur, layanan kesehatan, tata kelola pemerintahan, dan akses pendidikan. Semua itu kami jawab melalui program prioritas,” ujarnya dalam acara Speak After Lunch yang disiarkan televisi nasional, Senin (26/1/2026).
Salah satu fokus utama pemerintah daerah adalah memastikan tidak ada lagi wilayah yang belum menikmati listrik. Pemkab bekerja sama dengan PLN untuk memperluas jaringan listrik hingga ke desa-desa.
“Target kami jelas, tidak boleh ada wilayah yang gelap. Bukan hanya listrik menyala, tapi harus 24 jam,” tegasnya.
Selain itu, sektor pendidikan juga menjadi perhatian melalui program sekolah gratis selama 16 tahun, mulai dari SD hingga SMA. Program ini dijalankan melalui sistem e-Pintar dan mencakup bantuan perlengkapan sekolah seperti seragam, buku, dan sepatu.
Pemerintah daerah menargetkan seluruh anak di Barito Utara, terutama dari keluarga kurang mampu, dapat mengakses pendidikan tanpa hambatan biaya. Saat ini, sekitar 15 persen dari total 32.000 siswa telah menerima bantuan, dan penyaluran terus dilakukan secara bertahap.
Di bidang kesehatan, layanan telah mencapai sekitar 80 persen dan terus ditingkatkan, baik dari sisi fasilitas maupun keterjangkauan.
Tak hanya itu, pemerintah daerah juga mendorong pembangunan infrastruktur seperti jalan dan jembatan untuk membuka akses wilayah yang masih terisolasi, sekaligus memperlancar distribusi ekonomi masyarakat.
Shalahuddin menegaskan bahwa keberhasilan program tidak hanya bergantung pada perencanaan, tetapi juga pada kecepatan pelaksanaan di lapangan.
“Masyarakat ingin hasil nyata. Karena itu kami dorong seluruh OPD bekerja cepat, tepat, dan berkomitmen,” katanya.
Melalui fokus pada layanan dasar ini, Pemkab Barito Utara berharap program 100 hari kerja dapat memberikan perubahan nyata yang langsung dirasakan masyarakat. (bvs)