PENAKALTENG, Jakarta – Bupati Barito Utara, Shalahuddin, mendorong pengembangan Bandara Haji Muhammad Sidik (HMS) Muara Teweh untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan memperkuat konektivitas daerah.
Dalam pertemuan dengan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Kementerian Perhubungan RI di Jakarta, Shalahuddin mengusulkan pembangunan fasilitas pendukung, termasuk mushola yang representatif dan ruang tunggu VIP terintegrasi dengan terminal, untuk meningkatkan kualitas pelayanan bagi masyarakat maupun tamu daerah.
“Bandara HMS Muara Teweh memiliki lahan yang cukup luas, sehingga memungkinkan pengembangan fasilitas yang lebih nyaman dan modern. Langkah ini sejalan dengan meningkatnya aktivitas penerbangan dan jumlah penumpang di beberapa tahun terakhir,” ujar Shalahuddin, Rabu (21/1/2026).
Data menunjukkan pada 2025 jumlah penumpang meningkat menjadi 47.876 orang atau naik 9,49 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan ini menegaskan pentingnya penyiapan fasilitas yang memadai untuk mendukung mobilitas dan aktivitas ekonomi di Barito Utara.
Pihak Kementerian Perhubungan menyambut positif usulan ini, menekankan sinergi antara pemerintah daerah dan otoritas bandara sebagai kunci percepatan pengembangan. Shalahuddin menyatakan kesiapan pemerintah daerah menindaklanjuti arahan Kemenhub dengan menyiapkan kajian teknis sebagai dasar pengembangan.
“Pengembangan bandara ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi, memperkuat konektivitas, dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” kata Shalahuddin.
Saat ini Bandara HMS Muara Teweh melayani penerbangan perintis rute Muara Teweh – Palangka Raya setiap Senin, serta penerbangan komersial Wings Air ke Banjarmasin setiap hari. (bvs)