B2B Tech Asia Expo 2026 Resmi Digelar di Jakarta, Tegaskan AI sebagai Fondasi Utama Bisnis di Asia Tenggara

Pameran dua hari yang diselenggarakan VRIGroup bersama DailySocial ini mempertemukan lebih dari 2.800 pemimpin bisnis, penyedia software, pengembang AI, dan investor dari berbagai negara Asia.

JAKARTA, 6 Juli 2026 — B2B Tech Asia Expo 2026 (BTA ’26) resmi digelar pada 1-2 Juli 2026 di AXA Tower, Kuningan City Grand Ballroom, Jakarta, membawa pesan bahwa kecerdasan buatan (AI) dan software kini menjadi fondasi utama operasional perusahaan di Asia Tenggara. Pameran yang diselenggarakan oleh VRIGroup bersama DailySocial ini mempertemukan pemimpin perusahaan, penyedia software, pengembang AI, investor, hingga eksekutif transformasi digital dari berbagai negara di kawasan.

Mengusung tema “The Dawn of Asia’s B2B Tech Mega Market”, BTA ’26 menyoroti meningkatnya investasi perusahaan pada otomatisasi, kecerdasan operasional, komputasi awan, serta platform produktivitas berbasis AI. Dua hari penyelenggaraan berhasil menarik sekitar 3.000 pengunjung yang mengikuti rangkaian keynote dan diskusi panel seputar adopsi AI di perusahaan, transformasi tenaga kerja, skalabilitas software, hingga pemanfaatan data dalam operasional bisnis.

Pendiri sekaligus CEO VRIGroup, Yuiichiro Sasaki, menyampaikan bahwa Asia Tenggara telah melewati fase awal digitalisasi dan kini memasuki periode ketika integrasi AI dan software menjadi kebutuhan mendasar bagi perusahaan untuk beroperasi dan bertumbuh. Menurutnya, penyelenggaraan BTA ’26 menjadi bukti bahwa pasar solusi B2B di kawasan ini telah benar-benar terbentuk.

Senada dengan hal itu, Pendiri dan CEO DailySocial Group, Rama Mamuaya, menjelaskan bahwa BTA ’26 hadir sebagai ruang bagi perusahaan untuk mengevaluasi berbagai solusi AI dan software yang dibutuhkan dalam meningkatkan produktivitas bisnis mereka.

Seiring semakin matangnya pasar software global, Asia Tenggara dinilai menjadi kawasan ekspansi baru bagi perusahaan teknologi B2B. Hal ini didorong oleh besarnya jumlah tenaga kerja digital, percepatan digitalisasi perusahaan, serta meningkatnya kebutuhan akan efisiensi operasional berbasis AI. Kini, AI tidak lagi diposisikan sebagai teknologi pelengkap, melainkan sebagai infrastruktur inti yang mendukung layanan pelanggan, operasional sumber daya manusia, keuangan, analitik, keamanan siber, hingga produktivitas perusahaan secara menyeluruh.

Selain sesi konferensi, BTA ’26 juga menghadirkan area pameran yang memperkenalkan berbagai solusi bisnis mulai dari platform AI, software enterprise, layanan cloud, HR tech, infrastruktur fintech, solusi keamanan siber, hingga teknologi otomasi dari perusahaan regional maupun internasional. Penyelenggaraan hari kedua berfokus pada strategi perluasan inovasi perusahaan, operasional software lintas negara, sesi business matchmaking, serta perkembangan ekosistem teknologi perusahaan di Asia.

Kunjungi website resmi b2btechasia.com

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES