Barito Utara Masuk Nominasi Nasional Penurunan Pengangguran

PENAKALTENG, Muara Teweh – Masuknya Kabupaten Barito Utara dalam nominasi nasional penurunan angka pengangguran menjadi capaian yang patut diapresiasi. Namun di balik pengakuan tersebut, muncul pertanyaan penting: seberapa kuat dan berkelanjutan strategi yang dijalankan pemerintah daerah?

Dalam ajang Apresiasi Kinerja Pemerintah Daerah yang digelar Kementerian Dalam Negeri, Wakil Bupati Felix Sonadie Y. Tingan memaparkan berbagai langkah percepatan penurunan pengangguran. Salah satu indikator yang disorot adalah capaian Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) tahun 2025 yang berada di angka 4,54 persen, serta tren penurunan yang konsisten sejak 2021.

“Pemerintah daerah juga Telah menciptakan lebih dari 22 ribu lapangan kerja dalam empat tahun terakhir. Angka ini menunjukkan adanya geliat ekonomi dan perluasan kesempatan kerja, walau belum sepenuhnya menjawab kualitas dan keberlanjutan pekerjaan yang tercipta,” paparnya, saat presentasi yang dilaksanakan, di Aula Setda Lantai I  sejak pukul 08.00 WIB, Rabu (1/4/2026).

Program pelatihan berbasis kompetensi, pemagangan, hingga penyediaan informasi pasar kerja menjadi andalan. Meski demikian, efektivitas program tersebut dalam menyerap tenaga kerja lokal secara jangka panjang masih menjadi tantangan, terutama di tengah dinamika pasar kerja dan kebutuhan industri yang terus berubah.

Selain itu, ketergantungan pada sektor tertentu serta kesiapan tenaga kerja menghadapi transformasi ekonomi juga menjadi faktor yang perlu mendapat perhatian serius. Pemerintah daerah dituntut tidak hanya fokus pada penurunan angka, tetapi juga memastikan pekerjaan yang tercipta layak, stabil, dan inklusif.

Ke depan, rencana pendirian workshop alat berat dan penguatan perencanaan tenaga kerja daerah menjadi langkah strategis. Namun implementasi di lapangan akan menjadi kunci utama keberhasilan, termasuk dalam memastikan keterlibatan dunia usaha dan peningkatan daya saing tenaga kerja lokal.

Penghargaan ini pada akhirnya bukanlah garis akhir, melainkan titik evaluasi. Barito Utara kini dihadapkan pada tantangan untuk membuktikan bahwa penurunan pengangguran bukan sekadar capaian statistik, tetapi benar-benar berdampak pada kesejahteraan masyarakat secara luas.

U tuk diketahui, kegiatan tersebut dilaksanakan secara daring melalui zoom meeting dan diikuti oleh sejumlah perangkat daerah terkait. Hadir dalam kegiatan ini Kepala Disnakertranskop UKM bersama Kepala Bidang Ketenagakerjaan, serta Kepala Bapperida didampingi Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan. Keterlibatan lintas sektor ini mencerminkan komitmen kuat Pemerintah Kabupaten Barito Utara dalam mengintegrasikan kebijakan dan inovasi untuk menekan angka pengangguran. (bvs/P4)