Barito Utara Raih UHC 2026

Bupati Komitmen Fokus Tingkatka Mutu Layanan Kesehatan

PENAKALTENG, Muara Teweh — Pemerintah Kabupaten Barito Utara menegaskan komitmennya untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan setelah meraih penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Awards 2026 kategori Madya dari BPJS Kesehatan.

Bupati Barito Utara Shalahuddin menyebut capaian tersebut bukan akhir, melainkan pijakan untuk memperkuat pelayanan kesehatan yang lebih merata dan berkualitas bagi masyarakat.

“Penghargaan ini akan menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan kesehatan dan mendorong capaian UHC ke kategori yang lebih tinggi,” kata Shalahuddin usai menerima penghargaan di Jakarta, Selasa (27/1/2026).

Ia menegaskan, keberhasilan mencapai 100 persen kepesertaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam menghadirkan akses kesehatan yang adil.

“Capaian 100 persen kepesertaan JKN menjadi bukti bahwa kami serius menghadirkan pelayanan kesehatan yang adil dan merata,” tegasnya.

Menurut Shalahuddin, penghargaan tersebut merupakan hasil kerja bersama berbagai pihak, mulai dari perangkat daerah hingga dukungan BPJS Kesehatan. Ia juga menekankan bahwa UHC memiliki makna lebih dari sekadar capaian administratif.

“UHC bukan sekadar target administratif, tetapi wujud nyata kehadiran negara dalam menjamin hak dasar masyarakat di bidang kesehatan,” ujarnya.

Ke depan, pemerintah daerah berkomitmen untuk terus meningkatkan capaian tersebut agar dapat naik ke kategori yang lebih tinggi.

“Ke depan, kami berkomitmen untuk terus meningkatkan capaian UHC menuju kategori yang lebih tinggi, sejalan dengan visi pembangunan daerah yang menempatkan kesehatan masyarakat sebagai prioritas utama,” tegasnya.

Kepala Dinas Kesehatan Barito Utara Pariadi AR menyatakan penghargaan ini menjadi dorongan untuk memperkuat sektor kesehatan, baik dari sisi fasilitas maupun kualitas layanan.

“Penghargaan ini menjadi dorongan bagi kami di jajaran Dinas Kesehatan untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat fasilitas kesehatan, serta memastikan masyarakat mendapatkan layanan kesehatan yang mudah diakses dan bermutu,” katanya.

Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Muara Teweh Achmad Zainuddin mengapresiasi konsistensi pemerintah daerah dalam mendukung program JKN.

“Kami mengapresiasi pemerintah daerah yang secara konsisten mendukung perluasan kepesertaan JKN dan peningkatan mutu layanan kesehatan. Capaian UHC kategori Madya ini menunjukkan komitmen kuat daerah dalam menjamin akses layanan kesehatan bagi masyarakat,” ucapnya.

Direktur Utama BPJS Kesehatan Ghufron Mukti menambahkan bahwa Program JKN merupakan instrumen strategis dalam menjamin perlindungan kesehatan masyarakat secara luas.

“Program JKN sejalan dengan agenda Global Sustainable Development Goals (SDGs) 2030, yang menempatkan Universal Health Coverage sebagai indikator utama. Melalui JKN, negara hadir untuk memastikan seluruh penduduk mendapatkan jaminan kesehatan yang layak,” ujarnya.

Ia juga menyoroti dampak positif capaian UHC terhadap kesejahteraan masyarakat.

“Berdasarkan penelitian LPEM FEB UI tahun 2025, daerah yang telah mencapai UHC tercatat memiliki tingkat kesakitan yang lebih rendah, akses layanan kesehatan yang lebih baik, serta penurunan beban pengeluaran kesehatan rumah tangga,” jelasnya. (bvs)