Bupati Targetkan Perbaikan Kinerja ASN dalam Enam Bulan
PENAKALTENG, Muara Teweh – Bupati Barito Utara, Kalimantan Tengah, Shalahuddin menyoroti pentingnya disiplin aparatur sipil negara (ASN) di tengah sejumlah persoalan kinerja pemerintah daerah yang dinilai masih perlu dibenahi.
Dalam arahannya saat apel pagi di Muara Teweh, Selasa, ia menegaskan bahwa kedisiplinan menjadi fondasi utama sebelum berbicara mengenai peningkatan kinerja dan profesionalisme ASN.
“Kedisiplinan adalah pintu awal. Tanpa itu, kita tidak bisa berbicara tentang kapasitas, integritas, dan loyalitas,” tegasnya, Selasa (13/1/2026)
Penekanan ini disampaikan di tengah masih adanya sejumlah indikator kinerja yang belum optimal, mulai dari penyerapan anggaran hingga tata kelola pemerintahan.
Shalahuddin mengungkapkan, realisasi penyerapan anggaran daerah saat ini masih berada di kisaran 71 persen. Selain itu, opini Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terhadap laporan keuangan daerah masih berada pada level Wajar Dengan Pengecualian (WDP).
Tak hanya itu, Indeks Pencegahan Korupsi Daerah (IPKD/MCP KPK) Barito Utara juga tercatat sebagai salah satu yang terendah di Kalimantan Tengah.
“Tiga permasalahan ini harus segera dibenahi. Saya targetkan dalam tiga bulan sudah terlihat perubahan, dan enam bulan ke depan ada hasil nyata,” ujarnya.
Sebagai langkah perbaikan, pemerintah daerah akan memperkuat evaluasi kinerja secara berjenjang, mulai dari kepala dinas hingga jajaran di bawahnya.
Ia juga menegaskan tidak akan mentoleransi penyimpangan dalam pelaksanaan program, khususnya yang berkaitan dengan kegiatan fisik dan pengelolaan keuangan.
“Saya minta seluruh ASN bekerja sesuai aturan, transparan, dan akuntabel. Tidak ada toleransi terhadap penyimpangan,” tegasnya.
Di sisi lain, Bupati juga menargetkan percepatan penyerapan anggaran pada awal tahun. Dari total APBD 2026 yang mencapai sekitar Rp3,4 triliun, penyerapan pada Februari hingga Maret ditargetkan bisa mencapai 25 hingga 30 persen guna mendorong perputaran ekonomi masyarakat.
Meski menekankan ketegasan, Shalahuddin menyebut langkah tersebut bukan untuk bersikap keras, melainkan sebagai upaya mendorong seluruh ASN bergerak seirama dalam mencapai target pembangunan daerah.
“Masyarakat Barito Utara menunggu hasil kerja kita. Program unggulan yang telah direncanakan hanya bisa terwujud dengan disiplin dan kerja keras,” katanya.
Usai apel, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan kendaraan dinas kepada sejumlah instansi vertikal, di antaranya Dandim 1013 Muara Teweh, Polres, Kejaksaan Negeri, dan Kantor Kementerian Agama Barito Utara. (bvs)