Digitalisasi Pendidikan Diperkuat, Guru Didorong Maksimalkan IFP Merah Putih
PENAKALTENG, Muara Teweh – Upaya peningkatan mutu pendidikan melalui digitalisasi pembelajaran terus diperkuat di Kabupaten Barito Utara. Salah satunya melalui Sosialisasi Penggunaan Digitalisasi Pembelajaran Interactive Flat Panel (IFP) Merah Putih yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Barito Utara melalui Dinas Pendidikan di Aula SMP Negeri 1 Muara Teweh, Rabu (14/1/2026).
Kegiatan ini mendapat dukungan dari DPRD Kabupaten Barito Utara, khususnya Komisi I, yang menilai sosialisasi tersebut sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kompetensi guru agar mampu memanfaatkan teknologi pembelajaran secara optimal.
Ketua Komisi I DPRD Barito Utara, Hj. Nety Herawati, menyampaikan bahwa keberhasilan program digitalisasi pendidikan tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan sarana, tetapi juga oleh kesiapan sumber daya manusia, terutama para pendidik.
“Perangkat pembelajaran sudah disiapkan oleh pemerintah pusat, namun pemanfaatannya sangat bergantung pada kemampuan guru dalam mengoperasikan dan mengintegrasikannya ke dalam proses belajar mengajar,” ujarnya saat ditemui di Muara Teweh, Kamis (15/1/2026).
Menurutnya, sosialisasi penggunaan IFP Merah Putih menjadi sarana penting untuk memastikan guru memahami fungsi, penggunaan, hingga perawatan perangkat, sehingga teknologi tersebut tidak hanya menjadi fasilitas pelengkap, tetapi benar-benar menunjang kualitas pembelajaran di kelas.
Ia juga menilai penggunaan produk dalam negeri dalam pengadaan IFP sebagai langkah positif yang sejalan dengan upaya mendorong kemandirian teknologi nasional, khususnya di sektor pendidikan.
Selain itu, DPRD berharap Dinas Pendidikan dapat terus melakukan pendampingan berkelanjutan agar guru-guru yang telah mengikuti sosialisasi mampu menjadi agen perubahan di sekolah masing-masing dan menularkan pengetahuan kepada rekan sejawat.
“Jika guru sudah terbiasa dan percaya diri menggunakan teknologi ini, maka digitalisasi pembelajaran akan berjalan lebih merata dan berdampak langsung pada peningkatan kualitas pendidikan di Barito Utara,” tegasnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan transformasi pembelajaran berbasis digital dapat benar-benar diterapkan secara konsisten, sehingga mampu menciptakan proses belajar yang lebih interaktif, efektif, dan relevan dengan perkembangan zaman. (bvs)