Disbudparpora Pastikan Kesiapan Kontingen Barito Utara Hadapi FBIM 2026
PENAKALTENG, Muara Teweh – Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Kabupaten Barito Utara memastikan kesiapan kontingen daerah untuk mengikuti Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026 di Kota Palangka Raya.
Kepala Disbudparpora Barito Utara, Pariadi AR mengatakan, berbagai persiapan teknis hingga dukungan fasilitas bagi peserta telah disiapkan agar kontingen dapat tampil maksimal dalam ajang budaya tahunan tersebut.
Pernyataan itu disampaikan Pariadi AR saat memberikan laporan pada kegiatan pelepasan kontingen Barito Utara di halaman Kantor Bupati Barito Utara, Selasa (12/5/2026).
Menurutnya, pelaksanaan FBIM 2026 mengacu pada Surat Gubernur Kalimantan Tengah Nomor 500.13.2.5/BID.1/DISBUDPAR/V/2026 tanggal 4 Mei 2026 tentang Petunjuk Teknis Festival Budaya Isen Mulang Tahun 2026.
Selain itu, keikutsertaan Barito Utara juga diperkuat melalui Keputusan Bupati Barito Utara Nomor 188.45/209/2026 tanggal 8 Mei 2026 tentang pembentukan kontingen daerah untuk mengikuti FBIM di Palangka Raya.
“Kegiatan yang akan diikuti oleh kontingen Kabupaten Barito Utara adalah Festival Budaya Isen Mulang Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026 yang dipusatkan di Kota Palangka Raya,” kata Pariadi AR.
Ia menjelaskan, pelaksanaan festival berlangsung pada 15 hingga 23 Mei 2026 dengan lokasi kegiatan tersebar di sejumlah venue, seperti Betang Eka Ngaderang, Bundaran Besar, Stadion Tuah Pahoe, GOR Indoor Serbaguna, hingga kawasan bawah Jembatan Kahayan.
Kontingen Barito Utara sendiri berjumlah 143 orang yang terdiri dari seniman, seniwati, atlet olahraga tradisional, pengrajin kenta dan uwei, pelatih, pendamping, serta official.
Pariadi AR menyebut seluruh kebutuhan dasar peserta telah dipersiapkan, mulai dari penginapan, transportasi, uang saku, kaos pertandingan, hingga perlengkapan penunjang lomba.
“Seluruh anggaran kegiatan dibebankan pada DPA Disbudparpora Kabupaten Barito Utara Tahun 2026 melalui Bidang Kebudayaan serta Bidang Promosi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif,” jelasnya.
Adapun cabang dan kegiatan yang diikuti kontingen Barito Utara meliputi Sepak Sawut, Balogo, Bagasing, Manyipet, Mangaruhi, Besei Kambe, Pawai Budaya, Parade Tari Kreasi, Parade Seni Lisan, Manjawet Uwei, Mangenta, hingga Jagau Nyai Kalimantan Tengah.
Meski menghadapi efisiensi anggaran, Disbudparpora tetap berupaya memaksimalkan keikutsertaan seluruh peserta, termasuk dengan mengoptimalkan personel untuk mendukung tim pawai budaya.
“Terkait keterbatasan serta efisiensi anggaran, kami berupaya semaksimal mungkin untuk menambah dan mengefektifkan keikutsertaan tim pawai budaya,” ujar Pariadi AR.
Ia berharap seluruh kontingen mampu menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus membawa harum nama Kabupaten Barito Utara pada Festival Budaya Isen Mulang 2026. (bvs)