Program 11–12 Gaspoll Jadi Landasan Pembangunan Workshop BLK

PENAKALTENG, Muara Teweh – Pemerintah Kabupaten Barito Utara menegaskan komitmennya dalam mempercepat peningkatan kualitas tenaga kerja lokal melalui pembangunan Workshop Balai Latihan Kerja (BLK) yang menjadi bagian dari program unggulan 11–12 Gaspoll.

Komitmen tersebut ditunjukkan melalui peninjauan langsung sejumlah alternatif lokasi lahan di kawasan Jalan Pendreh, sekitar area Perusda, yang dipimpin Wakil Bupati Barito Utara, Felix Sonadie Y. Tingan, Sabtu (7/2/2026) pagi sekitar pukul 10.20 WIB.

Peninjauan ini dilakukan sebagai bagian dari tahapan strategis penentuan lokasi yang dinilai paling representatif untuk mendukung pembangunan sarana pelatihan kerja yang berorientasi pada kebutuhan dunia usaha dan industri.

Wakil Bupati didampingi Kepala Dinas Nakertranskop UKM Barito Utara HM. Mastur, Kabid Ketenagakerjaan Ronald Aprianto, Kabid Aset BPKA Pardos Tigor, serta Kepala BLK Barito Utara H. Akurnadi.

Dalam kegiatan tersebut, Bidang Aset BPKA melakukan identifikasi fisik lahan dengan memadukan pengecekan langsung di lapangan serta analisis peta digital berbasis aplikasi seluler. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kejelasan status aset, luas lahan, serta kesiapan infrastruktur pendukung.

Wakil Bupati Felix Sonadie Y. Tingan menegaskan bahwa pembangunan Workshop BLK bukan sekadar proyek fisik, melainkan bagian dari strategi besar pembangunan SDM daerah yang dicanangkan melalui program 11–12 Gaspoll.

“Workshop BLK ini kami rancang sebagai pusat pembentukan tenaga kerja yang kompeten dan berdaya saing. Bukan hanya keterampilan teknis, tetapi juga sikap dan etos kerja yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja saat ini,” tegasnya.

Ia menambahkan, peningkatan kualitas SDM menjadi kunci utama dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dan menekan angka pengangguran, khususnya di kalangan usia produktif.

Sementara itu, Kepala Dinas Nakertranskop UKM Barito Utara, HM. Mastur, menyampaikan bahwa hasil peninjauan lapangan akan segera ditindaklanjuti melalui rapat koordinasi lintas perangkat daerah sebagai dasar pengambilan keputusan teknis.

“Hasil peninjauan ini akan kami bahas bersama BPKA dan Dinas PUPR untuk menentukan langkah percepatan pembangunan fisik Workshop BLK ke tahap berikutnya,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Barito Utara berharap pembangunan Workshop BLK dapat segera terealisasi dan menjadi motor penggerak peningkatan kualitas SDM, sejalan dengan visi mewujudkan Barito Utara yang Maju, Tumbuh Pesat, Sejahtera, dan Berkeadilan. (bvs)