Senam dan Cek Kesehatan, Cara Tingkatkan Produktivitas ASN
PENAKALTENG, Muara Teweh – Pemerintah Kabupaten Barito Utara terus memperkuat fondasi pelayanan publik yang prima dengan membangun budaya kerja produktif di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN). Salah satu langkah nyata dilakukan melalui pelaksanaan senam sehat bersama dan penyediaan layanan cek kesehatan gratis yang diikuti langsung oleh Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, S.T., M.T., di halaman Kantor Pemerintah Kabupaten Barito Utara, Jumat (30/1/2026).
Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana olahraga bersama, tetapi juga mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam menerapkan pendekatan kesehatan preventif bagi aparatur. ASN mendapatkan layanan pemeriksaan tekanan darah, kadar gula darah, serta konsultasi kesehatan ringan sebagai upaya deteksi dini kondisi kesehatan.
Bupati H. Shalahuddin menegaskan bahwa kualitas pelayanan publik sangat ditentukan oleh kondisi aparatur yang sehat, produktif, dan memiliki stamina kerja yang baik. Menurutnya, pembangunan sumber daya manusia aparatur harus dilakukan secara seimbang, baik dari sisi mental maupun fisik.
“Pelayanan publik yang cepat, tepat, dan berkualitas berangkat dari aparatur yang sehat. Kita sudah memperkuat mental ASN melalui ESQ, dan hari ini kita lanjutkan dengan membangun kebiasaan hidup sehat sebagai bagian dari budaya kerja,” jelasnya.
Ia menyampaikan bahwa langkah ini selaras dengan pelaksanaan Program GASPOL 11.12, yang menuntut kinerja aparatur yang responsif dan berkelanjutan dalam mengawal 11 Program Unggulan dan 12 Program Prioritas daerah.
Lebih lanjut, Bupati berharap kegiatan senam sehat dan cek kesehatan gratis dapat menjadi agenda rutin di lingkungan Pemerintah Kabupaten Barito Utara. Dengan demikian, ASN tidak hanya fokus pada target kerja, tetapi juga memiliki kesadaran tinggi terhadap pentingnya menjaga kesehatan pribadi.
“Jika aparatur sehat, suasana kerja akan lebih positif. Pelayanan kepada masyarakat pun akan lebih ramah, sabar, dan profesional. Inilah budaya kerja yang ingin kita bangun,” ujarnya.
Menutup kegiatan, Shalahuddin menegaskan bahwa perhatian terhadap kesehatan ASN merupakan investasi jangka panjang pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.
“Kita ingin memulai dari internal. Pemerintah harus hadir memastikan aparatur bekerja dalam kondisi sehat, karena dari situlah pelayanan terbaik untuk masyarakat bisa diwujudkan,” pungkasnya. (bvs)