Warga Jadi Kunci Perkuat Ketahanan Kota Hadapi Tantangan Global
PENAKALTENG, Palangka Raya – Di tengah ketidakpastian ekonomi global dan dampak perubahan iklim, Pemerintah Kota Palangka Raya menempatkan ketahanan masyarakat sebagai fondasi utama keberlanjutan pembangunan daerah.
Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, menegaskan bahwa keberhasilan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) tidak hanya diukur dari angka statistik, tetapi dari kemampuan warga untuk bertahan, berdaya, dan hidup layak secara berkelanjutan.
Menurutnya, penguatan masyarakat difokuskan pada tiga sektor yang langsung menyentuh kehidupan sehari-hari warga, yakni pengentasan kemiskinan, ketahanan pangan, dan layanan kesehatan.
Upaya pengurangan kemiskinan diarahkan pada penciptaan kesempatan kerja dan perlindungan sosial yang lebih adaptif. Pemerintah kota mendorong agar masyarakat berpenghasilan rendah tidak hanya menerima bantuan, tetapi juga memiliki peluang untuk mandiri secara ekonomi.
“Ketika warga punya pekerjaan, penghasilan, dan rasa aman secara ekonomi, maka pembangunan akan berjalan lebih kuat dan berkelanjutan,” ujar Fairid, Senin (9/2/2026).
Ketahanan pangan menjadi fokus berikutnya, seiring meningkatnya risiko gangguan pasokan akibat faktor eksternal. Palangka Raya memilih memperkuat produksi pangan lokal dengan mengoptimalkan pertanian perkotaan dan mendukung petani setempat agar kebutuhan pangan warga tetap terpenuhi dengan harga terjangkau.
Sementara itu, sektor kesehatan dipandang sebagai penopang utama produktivitas masyarakat. Pemerintah kota terus meningkatkan akses layanan kesehatan, memperkuat fasilitas medis, serta menekan angka stunting sebagai langkah investasi jangka panjang pada kualitas sumber daya manusia.
Fairid menekankan bahwa ketiga sektor tersebut saling terhubung dan tidak dapat dipisahkan. Pangan yang cukup dan kesehatan yang baik menjadi syarat utama agar masyarakat dapat keluar dari kemiskinan dan berkontribusi aktif dalam pembangunan kota.
Melalui sinergi lintas perangkat daerah, Pemerintah Kota Palangka Raya berharap kebijakan pembangunan tidak hanya terasa di tingkat kota, tetapi benar-benar hadir dalam kehidupan warga hingga ke tingkat kelurahan. (ss/mc palangka raya)