105 Kader Posyandu Lanjas Perkuat Kompetensi

Kelurahan Usulkan Insentif dan Sarana Pendukung

PENAKALTENG, Muara Teweh – Sebanyak 105 kader dari 15 Posyandu di Kelurahan Lanjas mengikuti Sosialisasi dan Pelatihan Kader Posyandu Tahun 2026 sebagai upaya memperkuat kapasitas pelayanan kesehatan masyarakat sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan kader yang selama ini menjadi ujung tombak pelayanan di tingkat kelurahan.

Kegiatan yang digelar di Aula Kecamatan Teweh Tengah, Kamis (9/7/2026), merupakan bagian dari program pemberdayaan masyarakat yang dilaksanakan Pemerintah Kelurahan Lanjas.

Plt Lurah Lanjas, Nurfadillah, mengatakan pelaksanaan kegiatan mengacu pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2024 tentang Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu). Selain pelatihan kader Posyandu, program pemberdayaan masyarakat juga mencakup pelatihan bagi ketua RT dan kelompok masyarakat.

Ia menjelaskan, seluruh 15 Posyandu di Kelurahan Lanjas masing-masing mengirimkan tujuh kader untuk mengikuti pelatihan guna meningkatkan kompetensi dan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Nurfadillah menyampaikan permohonan maaf karena bantuan sarana Posyandu berupa timbangan bayi, timbangan dewasa, serta alat ukur bayi belum dapat diserahkan sesuai jadwal akibat kendala distribusi.

“Pengadaan alat sudah kami laksanakan, namun karena masih terkendala proses pengiriman, penyerahannya belum dapat dilakukan pada kegiatan hari ini. Kami mohon maaf atas keterlambatan tersebut,” ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga telah mengusulkan pengadaan tenda dan kursi melalui aspirasi pada kegiatan reses anggota DPRD Kabupaten Barito Utara guna menunjang pelaksanaan layanan Posyandu di lapangan.

Nurfadillah berharap pemerintah dapat memberikan perhatian lebih terhadap kesejahteraan kader Posyandu melalui pemberian honorarium atau insentif sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi mereka yang selama ini bekerja secara sukarela melayani masyarakat.

Sementara itu, Plt Camat Teweh Tengah, Dudy Bagus Prasetyo, mengapresiasi terselenggaranya pelatihan tersebut. Menurutnya, kader Posyandu memiliki peran strategis dalam mendukung pelayanan kesehatan ibu, bayi, balita, lansia, hingga upaya pencegahan stunting di tingkat masyarakat.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh kader Posyandu atas dedikasi dan pengabdiannya serta menyatakan dukungan terhadap usulan pemberian insentif sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi mereka.

Selain itu, Dudy mengimbau para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, khususnya remaja, agar terhindar dari berbagai pengaruh negatif yang dapat merusak masa depan mereka.

Melalui pelatihan ini, Pemerintah Kelurahan Lanjas berharap kader Posyandu semakin profesional dan mampu memberikan pelayanan kesehatan yang lebih optimal, sehingga kualitas kesehatan masyarakat di wilayah tersebut terus meningkat. (bvs)