Aset Daerah Tak Boleh Mangkrak, DPRD Minta Pemko Hidupkan Pasar dan Ruko
PENAKALTENG, Palangka Raya – Upaya mendongkrak perekonomian daerah pada 2026 terus didorong DPRD Kota Palangka Raya dengan meminta pemerintah kota segera merevitalisasi Pasar Datuh Manuah menjadi pusat ekonomi kreatif.
Wakil Ketua II Komisi I DPRD Kota Palangka Raya, Syaufwan Hadi, menegaskan bahwa penataan aset daerah tidak bisa ditunda dan harus menjadi prioritas dalam mendorong pertumbuhan ekonomi.
“Untuk mendongkrak perekonomian kota pada 2026, Pemko harus segera merevitalisasi aset, mulai dari ruko kosong hingga pasar tradisional,” ujarnya, Sabtu (2/5/2026).
Menurut Syaufwan Hadi, Pasar Datuh Manuah memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai pusat ekonomi baru yang melibatkan pelaku UMKM hingga kreator konten.
“Pasar Datuh Manuah punya potensi besar. Kami dukung penuh jika disulap jadi pusat ekonomi baru yang melibatkan pelaku UMKM dan kreator konten. Jangan biarkan aset miliaran rupiah mati suri,” tegasnya.
Selain itu, DPRD juga mendorong percepatan pembenahan Pasar Kahayan, terutama pada aspek infrastruktur dan sistem drainase yang sebelumnya telah menjadi perhatian pemerintah kota.
Ia menambahkan, deretan ruko milik pemerintah yang masih minim penyewa perlu segera dibenahi melalui skema sewa yang lebih menarik agar dapat dimanfaatkan secara optimal.
Dengan langkah tersebut, DPRD Kota Palangka Raya berharap aset daerah tidak hanya terkelola dengan baik, tetapi juga mampu menjadi motor penggerak ekonomi lokal serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (ss).