Bupati Pastikan Jembatan Sikan–Tumpung Laung Dikerjakan Berkualitas

PENAKALTENG, Muara Teweh – Bupati Barito Utara H. Shalahuddin menegaskan pentingnya kualitas pembangunan infrastruktur sebagai bagian dari upaya memperkuat konektivitas dan mendukung aktivitas masyarakat. Hal tersebut disampaikannya saat meninjau progres pembangunan Jembatan Sikan–Tumpung Laung di Kecamatan Montallat, Jumat (31/7/2026).

Dalam peninjauan tersebut, Bupati memastikan pembangunan jembatan strategis itu berjalan sesuai target dan memenuhi standar kualitas yang telah ditetapkan. Ia meminta seluruh pihak yang terlibat tidak mengabaikan kualitas pekerjaan demi mengejar penyelesaian proyek.

“Jembatan ini memiliki peran penting dalam meningkatkan konektivitas dan memperlancar mobilitas masyarakat. Karena itu saya meminta seluruh pihak yang terlibat agar mengutamakan kualitas pekerjaan dan menyelesaikannya sesuai jadwal yang telah ditetapkan,” ujar Shalahuddin.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur harus memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. Karena itu, kualitas konstruksi menjadi perhatian utama pemerintah daerah agar fasilitas yang dibangun dapat digunakan secara optimal dan berkelanjutan.

Selain meninjau pembangunan jembatan, Bupati juga menyerahkan bantuan buku modul pelajaran melalui program unggulan Sistem Pendidikan Pintar (SIP PINTAR). Bantuan tersebut ditujukan untuk mendukung pemerataan akses pembelajaran, khususnya bagi siswa di wilayah pedesaan.

“Kami ingin seluruh anak-anak di Barito Utara, termasuk di wilayah pedesaan, memperoleh kesempatan belajar yang sama. Melalui bantuan modul SIP PINTAR ini, kami berharap para siswa semakin termotivasi untuk belajar dan para guru terbantu dalam proses pembelajaran,” katanya.

Rangkaian kunjungan kerja kemudian dilanjutkan dengan Safari Jumat di Masjid Norhidayah Desa Sikan. Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk mempererat silaturahmi sekaligus menyerap aspirasi masyarakat secara langsung.

Bupati menegaskan pembangunan daerah tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga harus diiringi penguatan pendidikan, kehidupan sosial, dan nilai-nilai keagamaan masyarakat.

“Pembangunan tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur dan pendidikan, tetapi juga membangun kebersamaan serta memperkuat nilai-nilai keagamaan dan sosial di tengah masyarakat,” pungkasnya. (bvs)