Dorong Penguatan SDM UMKM Perikanan lewat Pelatihan Pembenihan Nila

PENAKALTENG, Muara Teweh – Anggota DPRD Barito Utara, Patih Herman AB, mendorong penguatan sumber daya manusia (SDM) pelaku UMKM sektor perikanan melalui pelatihan pembenihan ikan nila yang digelar Lembaga Pengembangan Bisnis (LPB) Hatapa di Balai Perikanan Budidaya Air Tawar (BPBAT) Mandiangin, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, pada 19–20 Mei 2026.

Menurut Patih Herman AB, peningkatan kemampuan teknis para pelaku usaha menjadi salah satu kunci dalam mendorong kemajuan sektor perikanan budidaya di Barito Utara, terutama dalam menghasilkan bibit ikan nila unggul dan berkualitas.

“Pelatihan seperti ini sangat penting karena memberikan pengetahuan dan keterampilan langsung kepada pelaku UMKM perikanan agar mampu mengembangkan usaha secara mandiri dan berkelanjutan,” ujar Patih Herman AB, Minggu (24/5/2026).

Kegiatan tersebut diikuti enam UMKM pilot binaan LPB Hatapa dengan materi pelatihan meliputi pengenalan ikan nila, pemilihan indukan unggul, teknik pemijahan, pengelolaan kualitas air, hingga tahapan pendederan.

Selain teori, peserta juga mengikuti praktek lapangan di Instalasi Bincau BPBAT Mandiangin yang dipandu Koordinator Instalasi Budidaya Ikan Bincau, Juliansyah, S.Pi., M.P bersama tim teknisi komoditas ikan nila.

Dalam praktek tersebut, peserta memperoleh pengalaman langsung terkait proses seleksi indukan, teknik pemijahan, penanganan benih, teknik pendederan hingga pengamatan kolam budidaya ikan nila.

Patih Herman menilai sektor perikanan memiliki peluang ekonomi yang cukup besar apabila dikelola secara profesional dan berbasis keterampilan. Karena itu, pelatihan dan pendampingan bagi pelaku usaha dinilai perlu terus dilakukan.

“Potensi perikanan kita cukup besar. Melalui pelatihan ini diharapkan masyarakat mampu menghasilkan bibit ikan nila berkualitas sehingga dapat meningkatkan produktivitas usaha budidaya,” katanya.

Ia berharap peserta pelatihan dapat menerapkan ilmu yang diperoleh di daerah masing-masing dan menjadi penggerak berkembangnya usaha pembenihan ikan nila di Barito Utara.

“Kami berharap peserta nantinya mampu menjadi motor penggerak pengembangan usaha perikanan sekaligus membuka peluang usaha baru di masyarakat,” tambahnya.

Patih Herman juga mendorong agar program pemberdayaan UMKM perikanan terus mendapat dukungan dari pemerintah daerah dan instansi terkait guna memperkuat ekonomi masyarakat berbasis sektor perikanan budidaya. (bvs)