PENAKALTENG, Muara Teweh – Pelaksanaan Operasi Pasar Penyeimbang LPG Tabung 3 Kilogram di Desa Bintang Ninggi II, Kecamatan Teweh Selatan, yang digelar Pemerintah Kabupaten Barito Utara melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian bersama PT Pertamina Patra Niaga dan PT Rayya Aira Bersaudara, Selasa (23/6/2026), mendapat perhatian dari unsur legislatif.
Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, Ardianto, menyampaikan apresiasi atas langkah pemerintah daerah yang dinilai cepat merespons potensi gangguan ketersediaan LPG bersubsidi di masyarakat.
Menurutnya, operasi pasar tersebut menjadi langkah penting dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga LPG 3 kilogram, khususnya di wilayah yang berpotensi mengalami keterbatasan distribusi.
“Kami mengapresiasi pelaksanaan operasi pasar penyeimbang ini karena sangat membantu masyarakat mendapatkan LPG 3 kilogram dengan harga sesuai ketentuan. Ini juga menunjukkan respons cepat pemerintah daerah bersama Pertamina dalam menjaga stabilitas kebutuhan energi rumah tangga,” ujar Ardianto, Rabu (24/6/2026).
Ia menegaskan bahwa DPRD menaruh perhatian serius terhadap pola distribusi LPG bersubsidi, mengingat komoditas tersebut memiliki dampak langsung terhadap aktivitas ekonomi masyarakat kecil dan rumah tangga.
Ardianto menilai, selain operasi pasar, penguatan pengawasan distribusi dari tingkat agen hingga pangkalan perlu menjadi perhatian utama agar penyaluran LPG bersubsidi benar-benar tepat sasaran.
“Yang perlu diperkuat bukan hanya penanganan saat terjadi kelangkaan, tetapi juga sistem distribusinya. Pengawasan dari hulu ke hilir harus berjalan agar tidak terjadi penyimpangan maupun ketidaktepatan sasaran,” tegasnya.
Ia juga mendorong adanya koordinasi yang lebih intensif antara pemerintah daerah, Pertamina, agen, dan pangkalan LPG untuk mengantisipasi potensi lonjakan permintaan maupun gangguan distribusi di lapangan.
Menurutnya, operasi pasar penyeimbang merupakan solusi jangka pendek yang efektif, namun harus diikuti dengan pembenahan sistem distribusi secara berkelanjutan.
“Operasi pasar ini sangat membantu masyarakat, tetapi yang lebih penting adalah memastikan sistem distribusi berjalan normal dan stabil sehingga tidak selalu bergantung pada langkah darurat,” tambahnya.
Ardianto berharap program stabilisasi pasokan energi seperti ini dapat terus diperkuat dan diperluas ke wilayah lain yang membutuhkan, sehingga masyarakat di seluruh Kabupaten Barito Utara dapat merasakan manfaat secara merata.
Kegiatan operasi pasar tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat karena dinilai mampu membantu memenuhi kebutuhan LPG bersubsidi dengan harga terjangkau serta menjaga stabilitas energi rumah tangga di daerah tersebut. (bvs)