DPRD Minta Pemko Berdayakan UMKM Lewat Potensi Alam Daerah

PENAKALTENG, Palangka Raya – Pemerintah Kota Palangka Raya diminta untuk mengembangkan bahan baku lokal sebagai penopang utama Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), khususnya di sektor kerajinan tangan.

Anggota Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Arif M. Norkim, mengatakan bahwa selama ini UMKM di Palangka Raya masih banyak mengandalkan bahan mentah dari luar daerah. 

“Bahan baku seperti rotan untuk diolah menjadi kerajinan tangan didatangkan dari luar daerah. Padahal, Kota Palangka Raya memiliki potensi bahan baku lokal yang dapat dikembangkan, seperti tanaman talipuk atau teratai, ilung, dan kantong semar,” ujarnya, Selasa (20/1/2026).

Menurut Arif, penggunaan bahan baku lokal akan memberikan identitas khas bagi produk UMKM Palangka Raya. “Dengan menggunakan bahan baku yang identik dengan khas kota Palangka Raya, maka ketika produk tersebut diekspor ke luar negeri secara otomatis akan mengangkat nama Kota Cantik,” jelasnya.

Ia juga mengapresiasi upaya pemerintah kota yang telah mendorong UMKM lokal untuk menembus pasar luar negeri, namun menekankan pentingnya pemberdayaan produk lokal melalui pemanfaatan bahan baku daerah.

Arif berharap Pemko Palangka Raya dapat menyusun kebijakan yang mendukung pengembangan bahan baku lokal secara berkelanjutan, termasuk pelatihan dan pendampingan bagi pelaku UMKM agar mampu mengolah potensi alam menjadi produk bernilai tinggi yang mencerminkan karakter daerah. (ss).