Generasi Z Berjumlah 46.642 Jiwa, Jadi Modal Pembangunan

PENAKALTENG, Muara Teweh – Komposisi penduduk Kabupaten Barito Utara didominasi kelompok generasi muda dan usia produktif. Kondisi ini dinilai menjadi potensi penting dalam mendukung pembangunan daerah ke depan.

Berdasarkan data administrasi kependudukan Semester I 2026 yang dihimpun Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Barito Utara, jumlah penduduk daerah tersebut mencapai 161.105 jiwa.

Kepala Disdukcapil Barito Utara, Muhammad Hendra Erwirasyah, mengatakan Generasi Z menjadi kelompok penduduk terbesar dengan jumlah 46.642 jiwa atau 28,95 persen dari total penduduk. Generasi Z merupakan penduduk yang lahir pada 1997-2012.

“Data kependudukan berdasarkan generasi ini menjadi salah satu gambaran penting mengenai struktur demografi Kabupaten Barito Utara,” kata Hendra di Muara Teweh, Kamis (27/8/2026).

Setelah Generasi Z, jumlah terbesar berikutnya adalah Generasi Milenial atau Generasi Y sebanyak 39.336 jiwa atau 24,42 persen. Kemudian Generasi Alfa sebanyak 31.591 jiwa atau 19,61 persen dan Generasi X sebanyak 28.887 jiwa atau 17,93 persen.

Sementara itu, Baby Boomer tercatat 10.490 jiwa atau 6,51 persen. Silent Generation sebanyak 1.016 jiwa atau 0,63 persen, Generasi Beta 3.134 jiwa atau 1,95 persen, dan Old Generation sebanyak sembilan jiwa atau 0,01 persen.

Hendra menegaskan, data kependudukan yang akurat dan mutakhir diperlukan sebagai dasar pemerintah dalam menyusun berbagai kebijakan pembangunan dan pelayanan publik.

Menurutnya, struktur penduduk yang banyak berasal dari kelompok usia produktif dapat menjadi potensi bagi daerah, namun perlu diimbangi dengan kebijakan yang sesuai dengan kebutuhan generasi tersebut.

Ia juga mengimbau masyarakat memastikan dokumen administrasi kependudukan selalu sesuai dengan kondisi sebenarnya. Pembaruan data diperlukan agar pelayanan pemerintah dapat diberikan secara tepat sasaran.

Dengan jumlah Generasi Z, Milenial dan Generasi X yang cukup besar, Barito Utara memiliki sumber daya manusia usia produktif yang dapat menjadi salah satu kekuatan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan pembangunan daerah. (bvs)