Pemadaman Karhutla di Montallat Terkendala Medan
PENAKALTENG, Muara Teweh – Tim gabungan terus berupaya mencegah kebakaran hutan di wilayah observasi Yayasan Chanee Kalaweit, Jalan Houling PT PAMA TOP KM 4, Desa Paring Lahung, Kecamatan Montallat, meluas ke kawasan hutan yang telah dilakukan penyekatan.
Pemadaman dilanjutkan BPBD Barito Utara bersama Manggala Agni, personel Chanee Kalaweit dan ANUA, PT PAMA TOP, PT BDA, PT Mitra Barito, Damkar serta masyarakat setempat, Sabtu (12/9/2026). Penanganan dilakukan dengan strategi estafet air karena sumber air berada cukup jauh dari titik kebakaran.
Kepala Pelaksana BPBD Barito Utara HM Ikhsan melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik Rizali Hadi mengatakan, air dari water tank dialirkan ke tandon BPBD berkapasitas 5.000 liter sejauh sekitar 800 meter. Selanjutnya, air diteruskan secara estafet ke tandon Manggala Agni berkapasitas 3.000 liter dengan jarak sekitar 150 meter.
“Tim gabungan melanjutkan pemadaman dengan strategi operasi estafet air,” jelas Rizali, Minggu (13/9/2026).
Pemadaman menggunakan satu mesin portabel dan satu nozzle untuk menyisir area sekat bakar. Langkah tersebut difokuskan pada bagian api yang mulai mengarah ke kawasan hutan yang sebelumnya telah disekat pihak perusahaan.
Namun, operasi pemadaman sementara dihentikan sekitar pukul 16.00 WIB karena kondisi lapangan mulai minim penerangan. Selain itu, terdapat risiko pohon tumbang akibat akar pepohonan besar yang terbakar sehingga membahayakan personel.
“Pertimbangannya adalah kondisi di lapangan yang mulai minim penerangan serta adanya potensi pohon tumbang akibat akar pepohonan besar yang terbakar,” kata Rizali.
Menurutnya, penghentian sementara dilakukan untuk memastikan keselamatan seluruh personel. Penanganan akan kembali dilanjutkan dengan mempertimbangkan perkembangan kondisi di lapangan.
Sejumlah sarana dikerahkan dalam operasi tersebut, di antaranya satu mobil Fire Jeep BPBD, mobil personel BPBD dan Manggala Agni, dua mobil Triton ANUA, mobil personel Damkar, dua water tank PT PAMA TOP, mobil rescue PT BDA, dua alat berat PT PAMA TOP serta satu alat berat PT Mitra Barito.
Berdasarkan pemantauan sementara, kebakaran merupakan tipe kebakaran permukaan pada tanah mineral dengan serasah cukup tebal. Vegetasi terdampak meliputi tumpukan pepohonan, dedaunan dan semak belukar. Luasan kawasan yang terbakar belum dapat dipastikan karena proses penanganan masih berlangsung. (bvs)