Digitalisasi sebagai Kunci Penguatan Koperasi Desa
PENAKALTENG, Muara Teweh – Anggota DPRD Barito Utara, H. Suparjan Efendi, menegaskan bahwa digitalisasi menjadi kunci utama dalam memperkuat peran koperasi desa sebagai motor penggerak ekonomi masyarakat.
Hal tersebut disampaikannya di Muara Teweh, Selasa (21/4/2026), menanggapi pelaksanaan pelatihan digitalisasi koperasi desa/kelurahan Merah Putih yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten Barito Utara.
Menurut Suparjan, di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat, koperasi tidak bisa lagi dikelola secara konvensional jika ingin bertahan dan berkembang.
“Digitalisasi memang sudah menjadi keharusan. Koperasi harus mampu beradaptasi agar pengelolaan lebih transparan, profesional, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi anggotanya,” ujarnya.
Ia menilai, penerapan sistem digital akan membuka peluang besar bagi koperasi desa untuk memperluas jangkauan pasar, tidak hanya di tingkat lokal tetapi juga nasional.
“Koperasi harus menjadi motor penggerak ekonomi desa. Dengan digitalisasi, peluang memperluas pasar hingga tingkat nasional bahkan lebih luas akan semakin terbuka,” jelasnya.
Selain itu, Suparjan juga menekankan pentingnya penguatan kapasitas sumber daya manusia dalam mendukung transformasi tersebut. Ia mengapresiasi langkah pemerintah daerah yang telah menggelar pelatihan bagi pengurus dan pengawas koperasi.
Menurutnya, pelatihan tersebut menjadi langkah awal yang penting, namun perlu diikuti dengan pendampingan berkelanjutan agar implementasi digitalisasi benar-benar optimal di lapangan.
Lebih lanjut, ia menyebut koperasi desa memiliki peran strategis dalam mendukung swasembada pangan serta pengembangan produk lokal, sehingga pengelolaannya harus dilakukan secara modern dan terintegrasi.
Ia juga mengingatkan pentingnya sinergi antara pemerintah, koperasi, dan masyarakat dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
“Kita perlu komitmen bersama agar koperasi benar-benar menjadi kekuatan ekonomi masyarakat, mampu membuka lapangan kerja, meningkatkan pendapatan, serta menekan angka pengangguran dan kemiskinan,” pungkasnya. (bvs)