DPRD Dorong Radar Cuaca Jadi Penguat Sistem Peringatan Dini
PENAKALTENG, Muara Teweh – Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara H. Nurul Anwar mendorong agar keberadaan Radar Cuaca Muara Teweh tidak hanya menjadi fasilitas pemantauan cuaca, tetapi dioptimalkan sebagai bagian dari sistem peringatan dini untuk memperkuat mitigasi bencana dan keselamatan masyarakat.
Hal itu disampaikannya menyusul peresmian Gedung Radar Cuaca Muara Teweh di Stasiun Meteorologi Kelas II Bandara H. Muhammad Sidik, Senin (10/8/2026).
Menurut Nurul Anwar, kemampuan radar dalam menyediakan informasi cuaca secara lebih cepat dan akurat harus diikuti dengan mekanisme penyampaian informasi yang cepat kepada pemerintah daerah, petugas kebencanaan hingga masyarakat.
“Yang paling penting bukan hanya memiliki fasilitas radar, tetapi bagaimana informasi yang dihasilkan bisa segera diteruskan dan ditindaklanjuti ketika ada potensi cuaca ekstrem,” kata Nurul Anwar, Senin (10/8/2026).
Ia menilai kebutuhan terhadap informasi cuaca semakin penting karena kondisi cuaca ekstrem dapat berdampak terhadap berbagai aktivitas masyarakat. Informasi mengenai potensi hujan lebat, angin kencang dan kondisi atmosfer lainnya diperlukan sebagai dasar pengambilan langkah antisipasi.
Menurutnya, radar cuaca juga memiliki manfaat strategis bagi keselamatan penerbangan di Bandara H. Muhammad Sidik. Dengan pemantauan cuaca yang lebih baik, potensi gangguan terhadap aktivitas penerbangan dapat diantisipasi lebih dini.
“Informasi cuaca yang akurat tentu sangat penting, baik untuk penerbangan maupun masyarakat. Apalagi wilayah Barito Utara cukup luas dengan kondisi geografis yang beragam,” ujarnya.
Nurul Anwar berharap BMKG dan Pemkab Barito Utara memperkuat koordinasi dalam memanfaatkan data radar tersebut. Sinergi juga perlu melibatkan BPBD, TNI, Polri serta instansi terkait agar informasi peringatan dini dapat diterjemahkan menjadi langkah penanganan di lapangan.
“Pemerintah daerah bersama BMKG perlu memastikan informasi dari radar ini dapat disampaikan kepada masyarakat secara cepat, mudah dipahami dan dapat ditindaklanjuti,” katanya.
Ia menegaskan DPRD Barito Utara mendukung penguatan sistem mitigasi bencana berbasis teknologi. Menurutnya, investasi pada sistem pemantauan dan peringatan dini harus diarahkan untuk mengurangi risiko serta melindungi masyarakat dari dampak bencana hidrometeorologi.
“Fasilitas ini harus dimanfaatkan secara maksimal sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat, terutama dalam meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi cuaca ekstrem,” pungkasnya. (bvs)