DPRD Kalteng Minta Pemerintah Utamakan Infrastruktur Dasar Pedalaman

PENAKALTENG, Palangka Raya – Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Maryani Sabran, meminta pemerintah daerah menjadikan kebutuhan infrastruktur dasar di wilayah pedalaman sebagai prioritas dalam menyusun program pembangunan. Menurutnya, pembangunan yang langsung menyentuh kebutuhan warga harus didahulukan, terutama di daerah yang masih terbatas aksesnya.

Ia menyebut masih banyak warga di pelosok yang membutuhkan jalan, jembatan, dan fasilitas umum yang layak. “Pandangan saya sebagai wakil rakyat lebih baik pemerintah memprioritaskan hal-hal yang memang menjadi kebutuhan utama di Kalimantan Tengah. Contohnya pembangunan jembatan untuk anak-anak yang pergi ke sekolah,” ujarnya, Kamis (30/7/2026).

Ia menilai infrastruktur dasar memberi manfaat langsung bagi masyarakat, mulai dari akses pendidikan dan pelayanan kesehatan hingga kegiatan ekonomi. Karena itu, penentuan anggaran pembangunan semestinya berangkat dari kebutuhan paling mendesak warga.

“Ketika menentukan anggaran, kita harus memikirkan terlebih dahulu apa yang benar-benar menjadi prioritas di Kalimantan Tengah,” katanya.

Maryani juga menyoroti kondisi warga di kawasan pedalaman yang dinilainya membutuhkan perhatian lebih besar ketimbang pembangunan yang belum mendesak. Ia menyebut masih banyak jalan rusak dan belum beraspal, serta fasilitas dasar yang belum memadai.

Pandangan itu, kata Maryani, bukan tanpa dasar. Ia menemukan persoalan tersebut langsung saat berkunjung ke sejumlah desa di Kalimantan Tengah. “Kami turun dan berkunjung ke desa-desa, di situlah kami bercermin. Apa yang saya sampaikan ini berdasarkan fakta, bukan berbicara tanpa dasar. Saya sering turun langsung ke pelosok-pelosok desa di Kalimantan Tengah,” ujarnya.

Dari kunjungan itu, ia mengaku mendapati kebutuhan dasar warga yang belum terpenuhi, mulai dari minimnya penerangan jalan hingga rumah warga yang belum layak huni. “Saya melihat sendiri kondisi penerangan jalan yang masih minim, rumah-rumah masyarakat yang banyak belum layak huni, termasuk di wilayah DAS Barito yang juga sering saya kunjungi,” katanya.

Maryani berharap pemerintah memenuhi kebutuhan dasar masyarakat lebih dulu sebelum mengalokasikan anggaran untuk program lain yang belum mendesak. “Jadi, apa ada salahnya jika kebutuhan-kebutuhan mendasar masyarakat itu lebih diprioritaskan terlebih dahulu,” tegasnya. (dit)