DPRD Minta Pemko Palangka Raya Awasi Kenaikan Harga Komoditas

PENAKALTENG, Palangka Raya – Menyusul adanya kenaikan harga pada sejumlah kebutuhan pokok, Anggota Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Khemal Nasery, meminta Pemerintah Kota Palangka Raya untuk memantau secara ketat perkembangan harga komoditas di pasaran.

“Pemantauan harga harus terus dilakukan agar kenaikan pada komoditas strategis dapat segera ditindaklanjuti dan tidak memberatkan masyarakat,” kata Khemal, Selasa (20/1/2026).

Berdasarkan pantauan di lapangan, harga Minyakkita ditemukan dijual sekitar Rp17.000 per liter, lebih tinggi dibandingkan Harga Eceran Tertinggi (HET) nasional sebesar Rp15.700 per liter. “Minyakkita ini kebutuhan dasar masyarakat, sehingga jika dijual di atas HET perlu segera ditelusuri penyebabnya,” ujarnya.

Selain minyak goreng, komoditas bawang merah juga terpantau mengalami kenaikan harga di pasaran Kota Palangka Raya. “Harga bawang merah saat ini mencapai sekitar Rp45.000 per kilogram, naik dari sebelumnya yang berada di kisaran Rp40.000 per kilogram,” ucapnya.

Khemal menilai kenaikan harga pada komoditas pangan tersebut berpotensi memengaruhi daya beli masyarakat jika tidak diantisipasi secara cepat. Ia mendorong pemerintah daerah melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) untuk segera melakukan langkah stabilisasi harga dan memastikan distribusi barang berjalan lancar. (ss).