Infrastruktur Jadi Keluhan Utama Warga Dapil I Palangka Raya
PENAKALTENG, Palangka Raya – Wakil Ketua II Komisi I DPRD Kota Palangka Raya, Syaufwan Hadi, mengungkapkan isu infrastruktur fisik masih mendominasi dalam setiap kegiatan reses di Daerah Pemilihan (Dapil) I. “Permasalahan yang paling mendominasi dalam setiap kegiatan reses Anggota DPRD Kota Palangka Raya Dapil I adalah infrastruktur dasar, meliputi perbaikan dan peningkatan jalan, jembatan, dan drainase,” katanya, Kamis (9/4/2026).
Secara khusus di Kelurahan Banturung, warga menyoroti kondisi Jalan KKN yang membutuhkan perbaikan dan peningkatan. Jalan tersebut menjadi satu-satunya akses menuju dua sekolah, yakni MTSN dan SMK, serta rumah ibadah. Selain itu, masyarakat juga mengusulkan perbaikan jalan dan jembatan menuju Tempat Pemakaman Umum (TPU) yang dinilai masih kurang layak dan menyulitkan akses warga.
Anggota DPRD dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) ini menyebutkan pada Tahun Anggaran (TA) murni 2026 belum terdapat program pembangunan infrastruktur dasar fisik yang dialokasikan untuk Kelurahan Banturung. “Dalam TA murni 2026 ini tidak ada program kegiatan pembangunan infrastruktur dasar fisik yang turun di Kelurahan Banturung,” ungkapnya.
Selain infrastruktur, warga juga mengeluhkan kelangkaan gas elpiji di pasaran yang menyulitkan pemenuhan kebutuhan sehari-hari. Di sisi lain, masyarakat mengusulkan agar layanan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dapat dilakukan di tingkat kelurahan agar lebih mudah diakses.
Permasalahan lain yang menjadi perhatian serius adalah peredaran narkoba di wilayah Kelurahan Banturung dan Kecamatan Bukit Batu. Warga berharap pihak terkait segera mengambil langkah tegas untuk memberantas peredaran barang terlarang tersebut. “Hal permasalahan lainnya adalah agar pihak terkait bisa mengambil tindakan yang diperlukan dalam upaya memberantas peredaran narkoba yang semakin meresahkan di Kelurahan Banturung dan Kecamatan Bukit Batu,” sebutnya.
Melalui kegiatan reses ini, DPRD Kota Palangka Raya diharapkan dapat menjadi jembatan aspirasi masyarakat dan mendorong realisasi program pembangunan yang lebih merata, khususnya di wilayah Dapil I. (ss).