MPLS Harus Bebas Perundungan, Utamakan Pembentukan Karakter Siswa
PENAKALTENG, Muara Teweh – Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, H. Taufik Nugraha, mengapresiasi langkah Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Utara yang melakukan monitoring pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027. Ia menegaskan, pengawasan tersebut penting untuk memastikan MPLS benar-benar menjadi sarana pembentukan karakter dan berlangsung tanpa praktik perundungan.
Pernyataan itu disampaikan H. Taufik Nugraha di Muara Teweh, Jumat (10/7/2026), menanggapi kegiatan monitoring MPLS yang dilakukan Dinas Pendidikan pada Rabu (8/7/2026) di sejumlah sekolah di Kota Muara Teweh dan Kecamatan Lahei.
Menurutnya, kehadiran Dinas Pendidikan di lapangan merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memastikan seluruh sekolah melaksanakan MPLS sesuai pedoman yang telah ditetapkan, yakni edukatif, humanis, serta mengedepankan perlindungan terhadap peserta didik baru.
“MPLS harus menjadi momentum bagi siswa baru untuk mengenal lingkungan sekolah secara positif, bukan menjadi ajang perundungan maupun kegiatan yang bersifat negatif. Karena itu, kami mengapresiasi monitoring yang dilakukan Dinas Pendidikan,” ujar H. Taufik Nugraha.
Ia menekankan bahwa seluruh satuan pendidikan memiliki tanggung jawab menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, inklusif, dan ramah anak. Menurutnya, keberhasilan MPLS tidak hanya diukur dari kelancaran pelaksanaan kegiatan, tetapi juga dari keberhasilannya membangun rasa aman dan nyaman bagi peserta didik sejak hari pertama masuk sekolah.
Selain pengenalan lingkungan sekolah, H. Taufik menilai MPLS perlu dimanfaatkan untuk menanamkan nilai-nilai disiplin, membangun karakter, memperkuat budaya saling menghormati, serta memberikan edukasi mengenai etika bermedia sosial sebagai bekal menghadapi tantangan di era digital.
“Kami berharap guru, tenaga kependidikan, dan orang tua dapat bersama-sama mengawasi serta membimbing anak-anak selama masa pengenalan sekolah. Dengan kolaborasi yang baik, kita dapat mewujudkan sekolah yang ramah anak, aman, dan bebas dari segala bentuk perundungan,” katanya.
Sebagai mitra pemerintah daerah, DPRD Kabupaten Barito Utara, lanjutnya, akan terus mendukung berbagai program yang berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan, termasuk penguatan perlindungan peserta didik dan penciptaan lingkungan belajar yang kondusif.
“Semoga melalui MPLS yang dilaksanakan dengan baik, peserta didik baru semakin percaya diri, cepat beradaptasi, memiliki karakter yang kuat, serta semangat untuk meraih prestasi,” pungkasnya. (bvs)