Shalahuddin Kejar Percepatan Pembangunan Barito Utara

PENAKALTENG, Muara Teeweh – Bupati Barito Utara H Shalahuddin meminta seluruh aparatur sipil negara (ASN) memperkuat disiplin dan budaya kerja untuk mengejar percepatan pembangunan daerah. Menurutnya, setiap waktu dalam masa kepemimpinan lima tahun harus dimanfaatkan optimal agar hasil pembangunan segera dirasakan masyarakat.

Penegasan itu disampaikan Shalahuddin saat memimpin apel pagi di halaman Kantor Bupati Barito Utara, Senin (14/9/2026). Ia meminta seluruh jajaran pemerintah daerah tidak membuang waktu dalam menjalankan tugas dan merealisasikan program pembangunan.

Menurut Shalahuddin, disiplin aparatur bukan sekadar persoalan kehadiran dan kepatuhan terhadap aturan, tetapi berkaitan langsung dengan kecepatan pemerintah dalam memberikan pelayanan dan menuntaskan program yang telah direncanakan.

“Jabatan itu mengandung tanggung jawab, mengandung amanah, cita-cita dan harapan. Ada amanah dan harapan yang dititipkan kepada kami untuk membangun Barito Utara,” kata Shalahuddin.

Ia mengatakan, bersama Wakil Bupati Felix Sonadie Y Tingan, dirinya berkomitmen mempercepat kerja pemerintahan agar masyarakat tidak harus menunggu terlalu lama untuk melihat hasil pembangunan.

Berita Terkait

“Kenapa kami selalu ingin bergerak cepat, ingin semuanya cepat, supaya masyarakat bisa melihat hasil dari apa yang kami kerjakan,” ujarnya.

Shalahuddin menegaskan, masa kepemimpinan lima tahun merupakan waktu yang terbatas sehingga harus dimanfaatkan untuk mendorong pembangunan di berbagai sektor. Prioritas tersebut mencakup infrastruktur jalan dan jembatan, pendidikan, kesehatan serta sektor lain yang berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat.

“Dalam waktu lima tahun ini, kita harus memanfaatkan waktu sebaik mungkin. Pembangunan infrastruktur, jalan, jembatan, pendidikan, kesehatan dan bidang lainnya harus bisa cepat memberikan hasil yang dirasakan masyarakat,” tegasnya.

Karena itu, ia meminta seluruh perangkat daerah menyatukan langkah dan tidak bekerja sendiri-sendiri. Kesamaan visi dan misi dinilai penting agar kebijakan pemerintah dapat diterjemahkan menjadi program yang bergerak cepat dan terukur di lapangan.

“Mari kita bergerak bersama-sama. Kita harus satu frekuensi, satu visi dan satu misi untuk membangun Barito Utara,” pungkasnya. (bvs)