Syaufwan Hadi Dorong Optimalisasi PAD Lewat Sektor Jasa

PENAKALTENG, Palangka Raya – Wakil Ketua II Komisi I DPRD Kota Palangka Raya, Syaufwan Hadi, menegaskan Pemerintah Kota harus bergerak cepat mengejar target Pendapatan Asli Daerah (PAD). Dengan keterbatasan sumber daya alam (SDA), penguatan sektor jasa dinilai menjadi kunci tanpa memberatkan masyarakat.

“Mengingat minimnya SDA, eksekutif harus berlari kencang mengoptimalkan sektor jasa, tanpa membebani daya beli masyarakat,” ujarnya, Jumat (1/5/2026).

Hingga April 2026, langkah Pemko menertibkan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan menyasar sektor kuliner, terutama kedai kopi, mulai menunjukkan tren positif. Sektor ini disebut sebagai penopang baru yang menjanjikan bagi peningkatan PAD.

“Secara umum langkah Pemko sudah on the right track. Kami apresiasi pendekatan ke sektor kuliner. Tapi inovasi harus lebih agresif. Digitalisasi pemungutan penting untuk menekan kebocoran, terutama di sektor parkir,” tegasnya.

Syaufwan juga menyoroti pentingnya pembaruan data potensi riil di lapangan. Menurutnya, kebocoran pajak kerap terjadi karena basis data yang tidak lagi akurat.

Selain itu, DPRD mendorong Pemko menggali objek pajak baru, di antaranya pajak air tanah untuk usaha cucian kendaraan, serta optimalisasi opsen PKB dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB). (ss).