Anggota DPRD Kalteng Minta Investasi Libatkan Masyarakat Sekitar
PENAKALTENG, Palangka Raya – Masuknya arus modal ke Bumi Tambun Bungai diminta tidak hanya mempertebal kantong para pengusaha, tetapi juga wajib memberikan dampak ekonomi nyata bagi penduduk setempat. Teguran ini disampaikan oleh Anggota Komisi II DPRD Kalimantan Tengah, Noor Fazariah Kamayanti, yang menyoroti pentingnya keterlibatan masyarakat dalam setiap aktivitas penanaman modal.
Fazariah mengungkapkan, penanaman modal memang memegang peranan krusial sebagai motor penggerak roda ekonomi daerah. Kendati demikian, keuntungan ekonomi yang tercipta semestinya didistribusikan secara merata kepada warga yang bermukim di sekitar wilayah operasi perusahaan.
“Jangan sampai investasi hanya memberikan manfaat bagi sektor usaha, tetapi masyarakat lokal juga harus mendapatkan kesempatan untuk berkembang,” tegas Politisi dari Fraksi Partai Golongan Karya tersebut, Senin (31/8/2026).
Menurut Legislator DPRD Kalimantan Tengah ini, kehadiran investor idealnya mampu membentangkan lapangan kerja baru sekaligus merangsang lahirnya peluang bisnis produktif bagi warga setempat. Namun, agar tenaga kerja daerah tidak kalah bersaing dengan pekerja pendatang, ia mendesak adanya penguatan kapasitas dan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang sesuai dengan kualifikasi dunia industri.
Selain penyiapan kapasitas warga lokal, Fazariah juga mendorong pemerintah daerah untuk terus membenahi iklim kemudahan berusaha. Kepastian hukum dan transparansi pelayanan dianggap kunci utama untuk memikat para investor, tanpa mengesampingkan regulasi yang berlaku. Ia mengingatkan bahwa operasional industri wajib mengusung prinsip keberlanjutan lingkungan hidup serta memperhatikan kesejahteraan sosial warga sekitar.
“Investasi berkelanjutan dapat menjadi peluang untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi Kalteng. Yang terpenting, investasi harus memberikan manfaat bagi daerah dan masyarakat,” terangnya.
Guna mewujudkan target tersebut, kolaborasi erat antara pihak swasta dan pemangku kebijakan di daerah sangat diperlukan. Pengelolaan investasi yang terarah dan tepat sasaran diyakini mampu memacu gairah ekonomi daerah sekaligus memperluas ruang pemberdayaan masyarakat. (dit)