Bukan Sekadar Bantuan, DPRD Kalteng Dorong Pendampingan UKM

PENAKALTENG, Palangka Raya – Anggota DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Raudah, meminta pemerintah daerah memperkuat program pendampingan bagi pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM). Pendampingan itu dinilai penting agar kualitas usaha meningkat dan pelaku UKM mampu menghadapi persaingan pasar yang kian ketat.

Menurut Raudah, UKM merupakan bagian penting penopang perekonomian daerah. Selain menggerakkan aktivitas ekonomi, sektor ini juga berperan membuka lapangan kerja bagi masyarakat.

“Pelaku UKM membutuhkan pembinaan yang konsisten agar kemampuan mengelola usaha dan kualitas produknya terus meningkat,” ujar Raudah, Jumat (7/8/2026).

Ia menyebut banyak produk dan potensi usaha lokal di Kalteng yang berpeluang dikembangkan lebih luas. Namun, keterbatasan pengetahuan, pemasaran, dan permodalan masih menjadi tantangan yang perlu diperhatikan.

Karena itu, pemerintah daerah diminta tidak hanya memberikan bantuan berupa fasilitas, tetapi juga memastikan pendampingan setelah program diberikan. Pendekatan ini dinilai penting agar pelaku UKM bisa berkembang secara mandiri dan berkelanjutan.

Raudah menilai pelatihan peningkatan keterampilan, pengelolaan keuangan, pengemasan produk, pemasaran digital, serta perluasan akses pasar perlu masuk dalam program pemberdayaan UKM.

“Potensi usaha lokal cukup besar, tetapi perlu didukung dengan peningkatan kapasitas, akses pasar dan permodalan supaya dapat berkembang lebih optimal,” katanya.

Menurutnya, mutu produk juga harus diperhatikan. Produk UKM yang berkualitas dan dikemas dengan baik lebih mudah diterima konsumen serta berpeluang menembus pasar di luar daerah.

Ia juga meminta organisasi perangkat daerah (OPD) terkait memperkuat koordinasi agar program pembinaan tidak berjalan sendiri-sendiri. Sinergi antarinstansi dinilai dapat membuat dukungan kepada pelaku UKM lebih terarah dan tepat sasaran.

Raudah berharap penguatan UKM menjadi bagian dari strategi pemerintah meningkatkan perekonomian masyarakat. Dengan pembinaan berkelanjutan, pelaku usaha diharapkan makin mandiri dan mampu menumbuhkan ekonomi dari tingkat masyarakat.

“Kalau pembinaannya tepat dan berkelanjutan, UKM dapat menjadi kekuatan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (dit)