DPRD Kalteng Minta Dinas PUPR Utamakan Program Berdampak Langsung

PENAKALTENG, Palangka Raya – DPRD Kalimantan Tengah mendesak Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk merumuskan skala prioritas secara ketat dalam mengalokasikan program kerja, mengingat ruang fiskal daerah sedang menghadapi tekanan berat akibat efisiensi anggaran.

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kalteng, Yetro M Yoseph, mengungkapkan bahwa ihwal keterbatasan anggaran kini menjadi kendala umum yang mendera hampir seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), baik di lingkup provinsi maupun kabupaten dan kota, menyusul kebijakan pemangkasan dana dari pemerintah pusat.

“Harus diakui semua OPD dari tingkat kabupaten hingga provinsi sekarang selalu menyampaikan soal keterbatasan anggaran. Memang, dengan adanya pemangkasan anggaran dari pemerintah pusat dan berbagai kebijakan lainnya, keterbatasan anggaran menjadi kendala,” kata Yetro di Palangka Raya, Kamis (9/7/2026).

Yetro menekankan, di tengah krisis likuiditas tersebut, Dinas PUPR yang memegang pagu anggaran senilai lebih dari Rp1 triliun—angka yang lebih rendah dibanding proyeksi awal—harus berani mengambil keputusan tegas demi memastikan setiap rupiah dana publik berorientasi pada kebutuhan esensial masyarakat serta mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Kami hanya bisa mendorong pemerintah, khususnya Dinas PUPR, agar lebih memprioritaskan program-program yang benar-benar menjadi kebutuhan utama. Mereka harus berani mengambil kebijakan untuk memprioritaskan pekerjaan yang memang prioritas,” ucapnya.

Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa pihak legislatif akan mengawasi secara ketat setiap usulan yang masuk dalam APBD Perubahan mendatang. Program yang dinilai kurang mendesak dipastikan tidak akan lolos dari meja evaluasi dewan.

“Saat nanti mereka mengajukan anggaran perubahan, itu juga akan menjadi perhatian kami. Kami akan melihat apakah program yang diajukan benar-benar prioritas atau tidak. Kalau tidak prioritas, tentu akan kami coret, baik anggarannya maupun programnya,” tegas Yetro. (dit)