DPRD Kalteng Minta Pemda Pastikan Anggaran Karhutla Memadai
PENAKALTENG, Palangka Raya – DPRD Kalimantan Tengah mendesak pemerintah daerah agar mengamankan alokasi anggaran khusus secara memadai demi mengantisipasi potensi krisis kebakaran hutan dan lahan (karhutla) secara optimal. Kesiapan finansial dinilai memegang peranan setara dengan kesiapsiagaan personel dan ketersediaan sarana prasarana lapangan tatkala menghadapi status darurat.
Anggota Komisi I DPRD Kalteng, Yohanes Freddy Ering, menekankan bahwa perencanaan fiskal yang matang mutlak diperlukan guna memastikan proses penanggulangan karhutla tidak tersendat akibat kendala administratif maupun kekurangan logistik saat bencana mulai meluas.
“Penanganan karhutla harus didukung anggaran yang cukup karena kebutuhan di lapangan bisa muncul secara cepat dan tidak selalu dapat diprediksi,” ujar Freddy, Rabu (29/7/2026).
Freddy menguraikan, dinamika operasi di garis depan kerap menuntut ketersediaan dana kilat, mulai dari mobilisasi satuan tugas, biaya operasional pemadaman titik api, penyediaan logistik regu penolong, hingga perawatan peralatan teknis. Mengingat dampak karhutla merambah sektor kesehatan publik, aktivitas ekonomi, kelancaran transportasi, hingga proses pendidikan, sektor kebencanaan tidak boleh luput dari prioritas anggaran.
Lebih lanjut, ia mengingatkan agar kebijakan efisiensi fiskal yang tengah digalakkan tidak memangkas porsi anggaran penanganan bencana. Keterlambatan respons pemerintah akibat krisis pendanaan justru berisiko memicu kerugian material maupun ekologis yang jauh lebih masif.
Guna mengantisipasi situasi luar biasa, Freddy menyarankan pemerintah daerah agar membuka opsi pergeseran pos atau mengajukan anggaran mendahului perubahan APBD apabila situasi di lapangan menuntut tindakan darurat seketika.
“Efisiensi memang diperlukan, tetapi anggaran untuk penanggulangan bencana harus tetap dijaga agar pemerintah memiliki kemampuan merespons ketika kondisi darurat terjadi,” tegasnya.
Melalui fleksibilitas anggaran yang responsif, ia optimistis rantai pencegahan hingga pemadaman titik panas dapat dieksekusi secara agresif demi menekan perluasan kerusakan lingkungan di bumi Tambun Bungai. (dit)