Fraksi Demokrat DPRD Kalteng Minta Pemda Perketat Pengelolaan Anggaran
PENAKALTENG, Palangka Raya – Fraksi Partai Demokrat DPRD Kalimantan Tengah mendesak pemerintah daerah untuk memperketat tata kelola anggaran di tengah gelombang kebijakan efisiensi. Langkah ini dipandang krusial agar pengalokasian dana daerah berfokus pada kebutuhan prioritas warga dan terbebas dari pemborosan pada program bernilai tambah rendah.
Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Kalteng, Hero Harapanno Mandouw, menegaskan bahwa kebijakan penghematan fiskal harus dimaknai sebagai titik balik dalam membenahi transparansi serta efektivitas belanja publik.
“Pemerintah daerah harus menjadikan efisiensi sebagai momentum untuk memperbaiki tata kelola keuangan,” kata Hero, Jumat (10/7/2026).
Hero memaparkan, pengetatan anggaran tidak boleh sekadar berfokus pada pemangkasan pos belanja. Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dituntut melahirkan inovasi strategis guna memperkuat kapasitas fiskal melalui optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Pihak legislatif menyatakan kesiapannya untuk berkolaborasi dengan eksekutif dalam menggali potensi pendapatan baru demi terciptanya kemandirian keuangan daerah.
Menurutnya, sejumlah sektor potensial di bumi Tambun Bungai belum tergarap secara maksimal. Pemprov Kalteng didorong untuk segera melakukan pemetaan ulang, mulai dari perbaikan sistem retribusi, intensifikasi pajak daerah, hingga pemberdayaan aset-aset milik pemerintah yang selama ini belum memberikan kontribusi nyata bagi kas daerah.
Pendekatan fiskal yang disiplin dan inovatif diyakini mampu menjaga ketahanan keuangan perdesaan maupun perkotaan. Dengan demikian, proyek infrastruktur vital dan mutu pelayanan masyarakat dapat terus melaju secara berkelanjutan tanpa terhambat penyesuaian anggaran. (dit)